Sumsel

Diduga Berawal dari Tempat Memasak, 4 Kios di Jakabaring Palembang Ludes Terbakar

Deny Wahyudi | 6 Oktober 2026, 16:55 WIB
Diduga Berawal dari Tempat Memasak, 4 Kios di Jakabaring Palembang Ludes Terbakar
Diduga Berawal dari Tempat Memasak, 4 Kios di Jakabaring Palembang Ludes Terbakar

AKURAT.CO SUMSEL Empat kios pedagang di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, terbakar pada Selasa (6/10/2026) siang.

Api diduga pertama kali muncul dari tempat memasak di salah satu kios. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke kios lain yang berada di sebelahnya.

Kapolsek Seberang Ulu 1 Palembang Kompol Heri mengatakan, material bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api mudah menyebar.

"Peristiwa kebakaran ini menghanguskan empat unit kios pedagang yang berada di pinggir Jalan Pangeran Ratu," ujar Heri saat ditemui di lokasi, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, dugaan sementara api berasal dari area memasak salah satu kios. Namun, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kebakaran.

Baca Juga: Cekcok Usai Pergoki Suami dengan Wanita Lain, IRT Palembang Lapor Polisi

"Karena material kios terbuat dari kayu, api dengan cepat menyambar ke kios lainnya," jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran Kota Palembang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah kobaran api menjalar ke bangunan dan permukiman di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran belum dapat dipastikan. Polisi juga masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia