Udara Palembang Kembali Sangat Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 203 Mikro.gram

AKURAT.CO SUMSEL Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kembali memburuk. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 terpantau masuk kategori sangat tidak sehat pada Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Berdasarkan pemantauan Stasiun PM2.5 Musi Palembang, kualitas udara berada pada kategori merah pada pukul 01.00 WIB dan 02.00 WIB.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis mengatakan konsentrasi PM2.5 pada pukul 01.00 WIB mencapai 203 mikrogram per meter kubik.
Satu jam kemudian, angkanya masih berada pada level tinggi, yakni 198,6 mikrogram per meter kubik.
"Kualitas udara di Palembang pada hari ini kian memburuk, tercatat sangat tidak sehat atau kategori merah pada pukul 01.00 WIB dan 02.00 WIB," kata Wandayantolis, Sabtu.
Baca Juga: Kualitas Udara Palembang Malam Ini Tidak Sehat, AQI Capai 157
Memasuki pukul 03.00 WIB, konsentrasi PM2.5 mulai menurun menjadi 92,9 mikrogram per meter kubik. Meski demikian, kualitas udara masih berada dalam kategori tidak sehat.
Kondisi tersebut belum sepenuhnya membaik hingga pagi hari. Pada pukul 07.00 WIB, konsentrasi PM2.5 kembali meningkat menjadi 142,9 mikrogram per meter kubik.
Wandayantolis mengatakan kondisi udara pada pagi hari masih berada dalam kategori tidak sehat atau kuning.
"Pada pukul 03.00 WIB angkanya menurun jadi 92,9 mikrogram per meter kubik, namun pukul 07.00 WIB kembali naik jadi 142,9 mikrogram per meter kubik," ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan kualitas udara Palembang masih perlu diwaspadai meski konsentrasi PM2.5 telah turun dari titik tertinggi pada dini hari.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Wandayantolis meminta masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah selama kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat.
"Masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, mengingat kualitas udara kian memburuk pada hari ini," katanya.
Masyarakat juga disarankan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kembali memburuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Motorola Moto G37, Moto G77 Power dan Moto G67 Resmi Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 2Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 3Daftar 18 Perusahaan Penyumbang Hotspot Karhula di Palembang Versi Walhi
- 4Ramalan Zodiak Hari Ini 9 Oktober 2026, 5 Zodiak Ini Punya Peluang Baik dalam Karier dan Asmara
- 522 Ribu Lebih Hotspot di Lahan Konsensi, 12 Perusahaan di Sumsel Disegel
- 6Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 7 Oktober 2026, Ada yang Berpeluang Hoki
- 8Naik Tipis, Berikut Harga Emas Perhiasan Palembang Selasa 6 Oktober 2026
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









