Sumsel

Karhutla di Pangkalan Lampam OKI Meluas, 85 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Kurnia | 21 Agustus 2026, 22:00 WIB
Karhutla di Pangkalan Lampam OKI Meluas, 85 Hektare Lahan Gambut Terbakar
Ilustrasi. (iStock)

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Kali ini, kobaran api melanda kawasan Desa Pangkalan Lampam, Kecamatan Pangkalan Lampam, dengan total lahan terbakar mencapai 85 hektare.

Upaya penanganan hingga Jumat (21/8/2026) masih terus dilakukan oleh satuan tugas gabungan. Personel BPBD OKI bersama Manggala Agni, TNI, Polri, serta unsur terkait dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak semakin meluas.

Plt Kepala BPBD OKI Nova Triyussanto mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di lahan gambut dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra.

"Akumulasi luas karhutla di Pangkalan Lampam mencapai 85 hektare, sejak terbakar pertama kali. Upaya pemadaman terus dilakukan oleh satgas gabungan karhutla," kata Nova.

Menurutnya, terdapat dua titik kebakaran yang menjadi fokus penanganan. Satu titik telah berhasil dipadamkan, sedangkan satu titik lainnya masih dalam proses pemadaman.

Selain mengandalkan pemadaman melalui jalur darat, satgas juga mengerahkan helikopter water bombing untuk membantu menjangkau lokasi yang sulit ditangani dari darat.

Kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Tim di lapangan mengalami kendala karena sumber air cukup sulit ditemukan dan jaraknya relatif jauh dari lokasi kebakaran.

"Personel juga masih berupaya memadamkan di titik lainnya yang belum clear," ujarnya.

Kebakaran di kawasan tersebut diketahui telah berlangsung selama sekitar tiga hari. Setelah api berhasil ditekan, petugas masih melakukan proses mopping up untuk memastikan bara yang tersisa tidak kembali memicu kebakaran.

Nova menyebut, pemadaman belum dapat dinyatakan selesai karena masih terdapat titik yang harus ditangani. Tim gabungan juga terus melakukan pemantauan untuk mencegah api kembali menyala dan merambat ke area lainnya.

"Untuk berapa sisa luasan lahan yang masih terbakar, kita masih menunggu laporan dari satgas. Mudah-mudahan api lekas padam," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia