Harga Cabai hingga Daging Ayam di Pasar Palembang Turun, Pasokan Pangan Tetap Stabil

AKURAT.CO SUMSEL Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Palemban menunjukkan tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut dipicu oleh pasokan bahan pangan yang tetap terjaga serta permintaan masyarakat yang masih stabil.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Ruzuan Efendi, mengatakan penurunan harga paling terlihat pada komoditas cabai, daging ayam, dan telur ayam.
"Harga kebutuhan pokok saat ini cenderung menurun. Cabai rawit merah yang sebelumnya sempat berada di kisaran Rp60 ribuan per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp44.000 hingga Rp47.000 per kilogram. Begitu juga harga daging ayam dan telur ayam yang ikut mengalami penurunan," ujar Ruzuan, Rabu (1/7/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan DKPP Sumsel di sejumlah pasar tradisional, harga cabai merah keriting kini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, daging ayam dijual sekitar Rp30.000 per kilogram dan telur ayam Rp23.000 per kilogram. Menurut Ruzuan, harga kedua komoditas tersebut masih berada di bawah harga acuan pemerintah.
Baca Juga: Commodore Callback 8020 Hadir, Ponsel Lipat Minimalis Tanpa Gangguan Media Sosial
Untuk komoditas beras, beras premium dipasarkan sekitar Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras program SPHP dijual antara Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram.
Harga kedelai sebagai bahan baku tempe juga relatif stabil, yakni berkisar Rp10.250 hingga Rp10.350 per kilogram di tingkat perajin.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan di angka Rp40.000 per kilogram. Untuk komoditas protein hewani, daging sapi dijual sekitar Rp150.000 per kilogram, ikan kembung Rp45.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, serta ikan bandeng berkisar Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram.
Adapun harga gula pasir berada di kisaran Rp18.500 hingga Rp19.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dijual Rp21.000 hingga Rp22.000 per liter, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, sedangkan MinyaKita dipasarkan sekitar Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.
Untuk kebutuhan lainnya, tepung terigu curah dijual Rp10.000 per kilogram, sedangkan tepung terigu kemasan sekitar Rp13.000 per kilogram.
Ruzuan memastikan secara umum harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Palembang masih terkendali. Stabilnya pasokan dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga belum terdapat indikasi gejolak harga pada komoditas pangan utama.
"Secara keseluruhan harga bahan pokok masih stabil. Pasokan mencukupi dan belum ada gejolak harga yang signifikan di pasar tradisional," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









