Palembang Catat Pertumbuhan 5,91 Persen, Pemkot Kejar Data Akurat Lewat Sensus Ekonomi 2026

AKURAT.CO SUMSEL Pertumbuhan ekonomi Kota Palembang yang mencapai 5,91 persen pada triwulan pertama 2026 menjadi sinyal positif bagi geliat perekonomian daerah.
Di tengah capaian tersebut, Pemerintah Kota Palembang menaruh perhatian besar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dinilai menjadi fondasi penting dalam menyusun arah pembangunan ekonomi ke depan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.
Menurutnya, sensus yang digelar secara nasional itu bukan sekadar pendataan jumlah usaha, tetapi menjadi instrumen strategis untuk memetakan kondisi riil dunia usaha di Palembang.
"Data yang akurat sangat penting untuk merancang kebijakan yang tepat sasaran. Melalui sensus ini, pemerintah dapat melihat perkembangan usaha, pemanfaatan teknologi digital, sertifikasi halal, hingga potensi ekonomi kreatif yang berkembang di masyarakat," kata Ratu Dewa, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Selasa 9 Juni 2026, Termurah Naik Jadi Rp14,4 Juta per Suku
Komitmen Pemkot Palembang terhadap Sensus Ekonomi 2026 tidak terlepas dari capaian ekonomi daerah yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, ekonomi Palembang tumbuh 5,91 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan pertama 2026.
Angka tersebut menempatkan Palembang sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera Selatan bersama Kota Pagar Alam dan Kabupaten OKU Timur.
Bagi Pemkot Palembang, keberhasilan mempertahankan bahkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi membutuhkan data yang lengkap dan akurat mengenai kondisi dunia usaha.
Karena itu, Ratu Dewa mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar, UMKM, pedagang pasar, hingga pelaku usaha mikro untuk berpartisipasi aktif dalam sensus tersebut.
"Kami mengharapkan masyarakat dan pelaku usaha memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Data yang diberikan akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palembang, Edi Subeno, mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Palembang pada awal tahun 2026 terjadi hampir di seluruh sektor usaha.
Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan mencapai 9,36 persen. Selanjutnya sektor jasa pendidikan tumbuh 9,09 persen, sementara sektor informasi dan komunikasi serta real estate masing-masing tumbuh 8,15 persen.
Menurut Edi, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menghasilkan data dasar yang komprehensif mengenai struktur ekonomi daerah.
"Melalui sensus ini, kami dapat memperoleh gambaran menyeluruh tentang karakteristik usaha, perkembangan sektor ekonomi, hingga isu-isu baru seperti transformasi digital dan aspek lingkungan yang memengaruhi dunia usaha," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 215 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 4Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 5Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Samsung Galaxy A08 Resmi Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 8Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









