OKU Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor, BPBD Ingatkan Potensi Bencana Susulan

AKURAT. CO SUMSEL - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul terjadinya banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut pada Minggu (29/3/2026) lalu.
Status ini diberlakukan selama 14 hari ke depan tercatat sejak 29 Maret dan akan berakhir pada 11 April 2026 mendatang.
Tujuannya adalah untuk mempercepat penanganan dampak bencana dan pemulihan kondisi masyarakat.
Baca Juga: Efisiensi Tanpa Kurangi Kualitas, Herman Deru Gabungkan Agenda PKK dan Dekranasda Sumsel
Bencana yang dipicu oleh curah hujan tinggi tersebut menyebabkan sungai meluap dan tanah longsor.
Akibatnya, 7 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Bahkan satu unit rumah diantaranya hanyut terbawa arus banjir bandang dan dua rumah lainnya tertimbun material tanah longsor.
Baca Juga: Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Sumsel Siaga Dini Cegah Karhutla dan Kekeringan
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman mengatakan, penetapan status tanggap darurat bertujuan untuk memaksimalkan koordinasi lintas instansi, termasuk pengerahan personel dan distribusi bantuan logistik bagi warga terdampak.
Selain itu, potensi hujan intensitas tinggi juga masih bisa terjadi dan menimbulkan bencana susulan, mengingat musim kemarau baru akan terjadi lada Mei nanti.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Baca Juga: Inflasi Palembang Capai 3,10 Persen, Jadi Penentu Utama Harga di Sumsel
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.
Pemerintah daerah memastikan bantuan darurat terus disalurkan, termasuk kebutuhan pangan hingga pembangunan rumah yang mengalami rusak berat.
Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, diharapkan proses penanganan bencana dapat berjalan lebih cepat dan efektif, serta kondisi masyarakat dapat segera pulih seperti sedia kala.
Baca Juga: Serapan APBD Sumsel Masih Rendah, Baru Capai 10,27 Persen hingga Akhir Maret 2026
Dapur Umum Didirikan untuk Korban Banjir
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan juga telah mendirikan dapur umum untuk korban bencana banjir bandang di Desa Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, khususnya dalam memenuhi konsumsi makanan di tengah kondisi darurat.
Baca Juga: Pemkot Palembang Tegaskan WFH Bukan Libur, ASN Wajib Siap Dipanggil Kapan Saja
Dapur umum mulai beroperasi sejak Selasa (31/3/2026) dan hingga hari ini masih melayani masyarakat yang terdampak banjir.
Pemerintah berharap dengan adanya dapur umum tersebut kondisi kesehatan masyarakat dan asupan makanan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta kelompok rentan, dapat terpenuhi. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 4 Medali
- 6Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 8Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









