Sumsel

Tersisa 3 Bulan! UKBPalembang Terancam Sanksi Berat Jika Tak Lakukan Ini

Deni Hermawan | 4 Oktober 2024, 18:30 WIB
Tersisa 3 Bulan! UKBPalembang Terancam Sanksi Berat Jika Tak Lakukan Ini

AKURAT.CO SUMSEL LLDIKTI Wilayah II Palembang mengungkapkan bahwa Universitas Kader Bangsa (UKB) Palembang diberi tenggat waktu hingga tahun depan untuk memperbaiki statusnya.

"Kemendikbud Ristek memberikan waktu untuk melakukan perbaikan dari tanggal 7 Agustus 2024 hingga 7 Januari 2025," ujar Kepala LLDIKTI Wilayah II, Iskhaq Iskandar, Jumat (4/10/2024).

Ia menambahkan bahwa pihak pengurus kampus UKB sudah berupaya memperbaiki status tersebut.

"Hingga saat ini, belum ada perkembangan. Statusnya masih dalam pembinaan, dan UKB Palembang harus terus melakukan perbaikan, yang kini hanya menyisakan waktu tiga bulan," jelas Iskhaq.

Lebih lanjut, Iskhaq menyebut bahwa LLDIKTI telah memanggil pihak kampus untuk melaporkan progres perbaikan.

"Sesuai dengan arahan Kemendikbudristek, kami telah meminta mereka untuk memberikan laporan perkembangan terkait program pembinaan yang tengah berlangsung," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa jika dalam tiga bulan ke depan perbaikan belum selesai, UKB dapat menerima sanksi berat.

"Hal ini merupakan ranah Kementerian. Sanksi dengan kategori sedang atau berat merupakan kewenangan Kementerian, sementara LLDIKTI hanya bertugas memantau dan melaporkan perkembangan ke Kementerian," katanya.

Baca Juga: Tertipu Iklan Ban Bekas di Facebook, Warga Palembang Rugi Rp5 Juta

Sementara itu, Rektor UKB menyatakan bahwa tenggat waktu sanksi baru akan berakhir pada Februari 2025.

"Jatuh temponya enam bulan sejak sanksi diberikan. Sanksi diberikan pada Agustus, sehingga tenggat waktunya di Februari 2025," jelasnya.

""Kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan administrasi secara komprehensif, tidak hanya pada bagian-bagian tertentu. Anggap saja seperti membenahi rumah, bukan hanya menambal atap yang bocor, tetapi kami melakukan renovasi besar-besaran, seperti membangun pondasi yang lebih kuat dari awal," jelasnya lebih lanjut.

Rektor juga meminta dukungan agar UKB dapat kembali menjadi kampus unggulan.

"Kami memohon doa dari semuanya. UKB berusaha melakukan perbaikan maksimal agar dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya—menjadi kampus yang unggul, kolaboratif, dan bersatu, serta menjadi Universitas Kebanggaan Bersama," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto