Sumsel

Pusri Dorong Ekonomi Hijau Lewat Urban Farming untuk UMKM dan Milenial

Maman Suparman | 27 Mei 2025, 12:06 WIB
 Pusri Dorong Ekonomi Hijau Lewat Urban Farming untuk UMKM dan Milenial

AKURAT.CO SUMSEL  PT Pusri Palembang menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekonomi hijau dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan Urban Farming yang digelar di Gedung Diklat Pusri, Selasa (21/5/2025).

Kegiatan ini diinisiasi bersama Rumah BUMN Sumsel dengan tema “Hijaukan Kota, Tingkatkan Pendapatan, dan Bangun Ketahanan Pangan dari Rumah”.

Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga wadah untuk menciptakan peluang usaha baru di bidang pertanian perkotaan, khususnya bagi pelaku UMKM dan generasi milenial.

Sebanyak 114 peserta hadir, terdiri dari pelaku UMKM binaan Pusri dan Rumah BUMN, mahasiswa, akademisi, komunitas petani milenial, serta masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pusri dalam mendukung ekonomi masyarakat melalui pendekatan ramah lingkungan.

“Urban farming adalah langkah kecil yang dapat dilakukan dari rumah, namun berdampak besar terhadap ekonomi keluarga dan lingkungan. Kami ingin mendorong kemandirian pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi UMKM dan generasi muda,” ujar Alde, Selasa (27/5/2025).

Baca Juga: Pusri Gelar Sharing Session Bank Sampah Sehati Guna Mendorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Peserta pelatihan dibekali materi teknis mulai dari teknik bercocok tanam di pekarangan rumah, penggunaan pupuk yang tepat guna, hingga strategi pemasaran hasil panen.

Praktisi pertanian urban juga menghadirkan demo tanam dengan metode hidroponik, menanam di pot, serta praktik composting limbah rumah tangga, yang relevan bagi masyarakat perkotaan dengan keterbatasan lahan.

Menariknya, kegiatan ini turut mendapat dukungan legislatif. Anggota DPRD Kota Palembang Dapil IV, Feby Anggi Pratama dan Diana hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

CEO Rumah BUMN Sumsel, M. Awaluddin Alfarisi, menekankan bahwa urban farming juga merupakan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini bukan hanya soal bertanam, tetapi membentuk pola pikir baru untuk melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan, bahkan di tengah kota. Ini sejalan dengan arahan Presiden RI agar semua elemen mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut nyata, seluruh peserta pelatihan mendapat bantuan bibit sayuran dan buah-buahan untuk langsung dipraktikkan di rumah, sebagai langkah awal membangun ketahanan pangan keluarga sekaligus usaha mikro berbasis pertanian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia