Sumsel

Dendam Sejak 2019, Reno Akui Sudah Incar Korban Selama 4 Tahun Sebelum Bacok di Hari Pernikahan

Maman Suparman | 2 Juni 2025, 18:43 WIB
Dendam Sejak 2019, Reno Akui Sudah Incar Korban Selama 4 Tahun Sebelum Bacok di Hari Pernikahan

AKURAT.CO SUMSEL Rasa dendam yang dipendam selama empat tahun berujung pada aksi nekat Reno (36), warga Jalan Tiban 1, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam.

Ia akhirnya mengakui pembacokan terhadap Ahmad Handa (30), pria yang sedang bersiap menjalani akad nikah, sebagai bentuk pelampiasan atas peristiwa masa lalu.

Saat digiring ke hadapan awak media dalam konferensi pers di Mapolrestabes Palembang, Senin (2/6/2025), Reno mengaku bahwa aksinya dilatarbelakangi oleh insiden pada tahun 2019, di mana ia mengklaim pernah dibacok oleh Ahmad Handa.

“Sudah empat tahun saya simpan dendam ini, Pak. Dari 2021 saya incar dia, tapi susah dicari, sering menghilang. Saya tahu pasti dia muncul waktu acara nikah itu,” ujar Reno di hadapan penyidik dengan tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan.

Reno menuturkan, pada hari kejadian ia sempat hendak mengunjungi rumah mertuanya. Namun saat melewati lokasi kejadian, ia melihat adanya keramaian dan mencari tahu.

Baca Juga: Motif Balas Dendam, Pelaku Pembacokan Calon Pengantin di Palembang Akhirnya Ditangkap

Setelah mengetahui bahwa yang menikah adalah Ahmad Handa, ia langsung mengambil kesempatan untuk melancarkan aksinya.

“Saya lihat dia turun dari mobil, langsung saya bacok,” ungkap Reno.

Usai melakukan pembacokan, Reno mengaku panik karena melihat ada aparat kepolisian di sekitar lokasi. Ia dan rekan-rekannya pun langsung melarikan diri secara berpencar. Reno sendiri kabur ke Batam untuk bersembunyi.

“Saya langsung ke Batam, Pak. Karena takut ditangkap,” tuturnya.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono dalam keterangan pers menyatakan bahwa motif pelaku kuat diduga karena dendam pribadi.

“Pelaku mengaku pernah dibacok oleh korban pada 2019 tanpa sebab yang jelas. Sejak itu dia menyimpan dendam dan memilih momen akad nikah korban sebagai waktu balas dendam,” kata Kombes Harryo didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan.

Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Palembang dan Jatanras Polda Sumatera Selatan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengendus keberadaan Reno di Batam.

“Begitu lokasi pelaku terdeteksi, tim langsung bergerak cepat ke Batam dan mengamankannya di rumahnya,” ujar Kombes Harryo.

Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang turut terlibat dalam pembacokan, masing-masing berinisial RN, BB, dan YN.

“Kita masih buru tiga DPO lagi. Kami imbau mereka segera menyerahkan diri. Kepada keluarga, kami mohon bantuannya untuk menyerahkan pelaku,” tegas Kapolrestabes. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia