Dendam Sejak 2019, Reno Akui Sudah Incar Korban Selama 4 Tahun Sebelum Bacok di Hari Pernikahan

AKURAT.CO SUMSEL Rasa dendam yang dipendam selama empat tahun berujung pada aksi nekat Reno (36), warga Jalan Tiban 1, Kelurahan Patam Lestari, Kecamatan Sekupang, Batam.
Ia akhirnya mengakui pembacokan terhadap Ahmad Handa (30), pria yang sedang bersiap menjalani akad nikah, sebagai bentuk pelampiasan atas peristiwa masa lalu.
Saat digiring ke hadapan awak media dalam konferensi pers di Mapolrestabes Palembang, Senin (2/6/2025), Reno mengaku bahwa aksinya dilatarbelakangi oleh insiden pada tahun 2019, di mana ia mengklaim pernah dibacok oleh Ahmad Handa.
“Sudah empat tahun saya simpan dendam ini, Pak. Dari 2021 saya incar dia, tapi susah dicari, sering menghilang. Saya tahu pasti dia muncul waktu acara nikah itu,” ujar Reno di hadapan penyidik dengan tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan.
Reno menuturkan, pada hari kejadian ia sempat hendak mengunjungi rumah mertuanya. Namun saat melewati lokasi kejadian, ia melihat adanya keramaian dan mencari tahu.
Baca Juga: Motif Balas Dendam, Pelaku Pembacokan Calon Pengantin di Palembang Akhirnya Ditangkap
Setelah mengetahui bahwa yang menikah adalah Ahmad Handa, ia langsung mengambil kesempatan untuk melancarkan aksinya.
“Saya lihat dia turun dari mobil, langsung saya bacok,” ungkap Reno.
Usai melakukan pembacokan, Reno mengaku panik karena melihat ada aparat kepolisian di sekitar lokasi. Ia dan rekan-rekannya pun langsung melarikan diri secara berpencar. Reno sendiri kabur ke Batam untuk bersembunyi.
“Saya langsung ke Batam, Pak. Karena takut ditangkap,” tuturnya.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr Harryo Sugihhartono dalam keterangan pers menyatakan bahwa motif pelaku kuat diduga karena dendam pribadi.
“Pelaku mengaku pernah dibacok oleh korban pada 2019 tanpa sebab yang jelas. Sejak itu dia menyimpan dendam dan memilih momen akad nikah korban sebagai waktu balas dendam,” kata Kombes Harryo didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan.
Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Palembang dan Jatanras Polda Sumatera Selatan kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengendus keberadaan Reno di Batam.
“Begitu lokasi pelaku terdeteksi, tim langsung bergerak cepat ke Batam dan mengamankannya di rumahnya,” ujar Kombes Harryo.
Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang turut terlibat dalam pembacokan, masing-masing berinisial RN, BB, dan YN.
“Kita masih buru tiga DPO lagi. Kami imbau mereka segera menyerahkan diri. Kepada keluarga, kami mohon bantuannya untuk menyerahkan pelaku,” tegas Kapolrestabes. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









