Sumsel

Ledakan Jukung Doa Ibu di Sungai Musi, Tujuh Orang Selamat dan Masih Dirawat di RS

Maman Suparman | 10 Mei 2025, 10:55 WIB
Ledakan Jukung Doa Ibu di Sungai Musi, Tujuh Orang Selamat dan Masih Dirawat di RS

AKURAT.CO SUMSEL Peristiwa ledakan dan kebakaran jukung bermuatan sembako yang terjadi di SPBB 3–4 Ulu, perairan Sungai Musi, Palembang, Jumat (9/5/2025) sore, akhirnya menunjukkan titik terang.

Tujuh orang, terdiri dari sopir dan penumpang kapal, dilaporkan selamat meski mengalami luka bakar cukup serius.

Tujuh korban kini tengah menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda di Palembang.

Tiga korban yakni Hamka (40), Reka (34), dan Hasbi (40) dirawat di RS AK Gani, sementara lima lainnya Ismail (45), sopir jukung, Syafudin (49), Ebit (49), dan Syukri (40) ditangani di RS Muhammadiyah Palembang.

Seluruh korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh dan sebagian besar juga mengalami trauma akibat insiden tersebut. Para korban merupakan warga dari Desa Sementul, Sungai Lebung, hingga Gandus Palembang.

Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Sumsel, AKBP Budi Santoso menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti ledakan yang terjadi pada jukung tersebut.

Baca Juga: 5 Lagu Dangdut Klasik Lawas yang Enak Didengar Saat Bersih-Bersih Rumah

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait sumber ledakan kapal. Untuk sementara, belum dapat disimpulkan penyebabnya,” ujar Budi singkat.

Sementara itu, berdasarkan keterangan warga sekitar, ledakan terjadi sesaat setelah jukung selesai mengisi bahan bakar di SPBB terapung di wilayah 4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Salah satu saksi mata, Yudi (36), mengatakan ia melihat percikan api muncul tak lama setelah proses pengisian bahan bakar selesai.

“Saya sempat lihat kapal sedang isi minyak. Enggak lama, langsung terdengar suara ledakan dan kobaran api besar,” ucapnya.

Hingga kini, tim kepolisian perairan masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia