Sumsel

Dinkes Sumsel Pastikan 5 Pasien 'Super Flu' Sembuh, Tidak Ada Temuan Kasus Baru

Maman Suparman | 14 Januari 2026, 15:00 WIB
Dinkes Sumsel Pastikan 5 Pasien 'Super Flu' Sembuh, Tidak Ada Temuan Kasus Baru

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengonfirmasi bahwa seluruh pasien yang terinfeksi Influenza A (H3N2) subclade K, atau yang dikenal sebagai 'super flu', telah dinyatakan sembuh.

Hingga saat ini, otoritas kesehatan setempat melaporkan tidak ada penambahan kasus baru di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman, menyatakan bahwa situasi penanganan virus varian baru ini di Sumatera Selatan masih sangat terkendali.

"Alhamdulillah, lima kasus yang sebelumnya dilaporkan sudah sembuh total. Saat ini tidak ada laporan kasus baru yang masuk," ujar Trisnawarman di Palembang, Rabu (14/1/2026).

Meski tren kasus melandai, Trisnawarman meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menanggapi isu 'super flu' secara berlebihan atau panik. Ia menekankan bahwa penanganan varian ini pada dasarnya serupa dengan influenza pada umumnya.

Baca Juga: Sinopsis Bidadari Surga, Film Drama Religi Dibalut Nuansa Komedi

 

Dinkes Sumsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga imunitas melalui nutrisi dan istirahat yang cukup, serta disiplin menggunakan masker saat sedang sakit guna memutus rantai penularan.

Sebagai langkah preventif, Dinkes Sumsel tetap menjalin koordinasi intensif dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di kabupaten/kota. Langkah ini diambil untuk memastikan sistem surveilans tetap berjalan meski nihil kasus baru.

"Kami terus memantau perkembangan penyakit pernapasan di lapangan. Koordinasi dengan fasyankes tetap berjalan untuk memastikan kewaspadaan dini," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI merilis data temuan 62 kasus Influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lima kasus teridentifikasi di Sumatera Selatan melalui hasil uji laboratorium.

Varian 'super flu' ini diketahui memiliki gejala klinis yang mirip dengan flu biasa, meliputi demam, batuk, pilek, serta nyeri sendi, namun memerlukan pemantauan khusus karena statusnya sebagai varian baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia