Sumsel

Ancaman Air Pasang Naik, Wali Kota Palembang Minta Warga Bantaran Sungai Musi Siaga Penuh

Maman Suparman | 11 Desember 2025, 15:29 WIB
Ancaman Air Pasang Naik, Wali Kota Palembang Minta Warga Bantaran Sungai Musi Siaga Penuh

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengeluarkan imbauan siaga penuh kepada masyarakat, menyusul peningkatan signifikan debit air Sungai Musi dan anak-anak sungai lainnya akibat intensitas hujan tinggi yang melanda Sumatera Selatan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan kewaspadaan ini didasarkan pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menempatkan Sumsel sebagai wilayah dengan curah hujan tinggi, yang secara langsung memicu kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) sungai di Palembang.

"Hasil pemantauan dari sensor TMA di beberapa lokasi sungai menunjukkan indikator kenaikan. Kami mendesak masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Musi dan area cekungan, untuk selalu siaga menghadapi fenomena air pasang naik ini," ujar Ratu Dewa, Kamis (11/12/2025).

Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang mencatat total 42 titik lokasi di kota ini dikategorikan sebagai daerah rawan genangan dan banjir. Titik-titik ini menjadi pekerjaan rumah (PR) utama Pemkot Palembang.

Secara umum, risiko banjir diperparah oleh buruknya serapan aliran drainase yang tidak optimal, diperparah oleh penyumbatan sampah.

Baca Juga: Kronologi Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa SDN 1 Kalibaru Jakut hingga Dugaan Kelalaian Pengemudi

Beberapa kawasan yang menjadi perhatian khusus meliputi Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, Simpang Polda, Lemabang, Sekojo, Sekip, Plaju, Seberang Ulu, dan Gandus.

Menanggapi risiko genangan dan banjir kiriman yang kerap terjadi di akhir tahun, Ratu Dewa menekankan pentingnya keselamatan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Wali Kota meminta warga untuk menghindari pembuangan sampah ke saluran air dan sungai, sebab penyumbatan adalah faktor utama yang memperburuk kondisi genangan.

"Saya meminta seluruh masyarakat Palembang tetap waspada terhadap curah hujan tinggi, banjir kiriman, maupun air pasang. Jaga kebersihan lingkungan," katanya.

Saat ini, Dinas PUPR Palembang konsisten melakukan upaya pembongkaran bangunan yang menutupi Daerah Aliran Sungai (DAS) berdasarkan laporan masyarakat.

Selain itu, Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembersihan saluran air secara mandiri di kawasan masing-masing untuk membantu upaya penanganan di lapangan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia