Ancaman Air Pasang Naik, Wali Kota Palembang Minta Warga Bantaran Sungai Musi Siaga Penuh

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengeluarkan imbauan siaga penuh kepada masyarakat, menyusul peningkatan signifikan debit air Sungai Musi dan anak-anak sungai lainnya akibat intensitas hujan tinggi yang melanda Sumatera Selatan.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan kewaspadaan ini didasarkan pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menempatkan Sumsel sebagai wilayah dengan curah hujan tinggi, yang secara langsung memicu kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) sungai di Palembang.
"Hasil pemantauan dari sensor TMA di beberapa lokasi sungai menunjukkan indikator kenaikan. Kami mendesak masyarakat, khususnya yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Musi dan area cekungan, untuk selalu siaga menghadapi fenomena air pasang naik ini," ujar Ratu Dewa, Kamis (11/12/2025).
Data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang mencatat total 42 titik lokasi di kota ini dikategorikan sebagai daerah rawan genangan dan banjir. Titik-titik ini menjadi pekerjaan rumah (PR) utama Pemkot Palembang.
Secara umum, risiko banjir diperparah oleh buruknya serapan aliran drainase yang tidak optimal, diperparah oleh penyumbatan sampah.
Baca Juga: Kronologi Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa SDN 1 Kalibaru Jakut hingga Dugaan Kelalaian Pengemudi
Beberapa kawasan yang menjadi perhatian khusus meliputi Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel, Jalan Veteran, Simpang Polda, Lemabang, Sekojo, Sekip, Plaju, Seberang Ulu, dan Gandus.
Menanggapi risiko genangan dan banjir kiriman yang kerap terjadi di akhir tahun, Ratu Dewa menekankan pentingnya keselamatan dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Wali Kota meminta warga untuk menghindari pembuangan sampah ke saluran air dan sungai, sebab penyumbatan adalah faktor utama yang memperburuk kondisi genangan.
"Saya meminta seluruh masyarakat Palembang tetap waspada terhadap curah hujan tinggi, banjir kiriman, maupun air pasang. Jaga kebersihan lingkungan," katanya.
Saat ini, Dinas PUPR Palembang konsisten melakukan upaya pembongkaran bangunan yang menutupi Daerah Aliran Sungai (DAS) berdasarkan laporan masyarakat.
Selain itu, Pemkot juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembersihan saluran air secara mandiri di kawasan masing-masing untuk membantu upaya penanganan di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Pre-Order iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di iBox, Cek Jadwal dan Promo
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 3Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Cinta, Karier, dan Keuangan
- 4Kabut Asap Mulai Mereda, 52 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Berjalan Lancar
- 5Penggerebekan Narkoba di Lorong Jayalaksana Palembang, Polisi Sita 4 Paket Sabu
- 6BMKG Prediksi Seluruh Wilayah Sumsel Akan Dilanda Hujan Hari Ini
- 7Sinopsis dan Daftar Pemain Bapak Paling Jujur, Tayang Mulai 15 Oktober 2026
- 85 Ramalan Zodiak Akhir Pekan, Saatnya Bersantai dan Menata Kembali Prioritas
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








