Sumsel

Karhutla di OKI Kembali Meluas, Pemadaman Lanjutan Dilakukan dengan 2 Helikopter Water Bombing

Maman Suparman | 13 Oktober 2025, 16:40 WIB
Karhutla di OKI Kembali Meluas, Pemadaman Lanjutan Dilakukan dengan 2 Helikopter Water Bombing

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Hingga Senin (13/10/2025), titik api masih terpantau aktif di Desa Rambai, Kecamatan Pangkalan Lampam, dengan kepulan asap tebal yang belum sepenuhnya padam meski telah dilakukan upaya pemadaman sejak kemarin.

Kalaksa BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana melalui kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan bahwa upaya pemadaman udara terus dimaksimalkan dengan mengerahkan dua unit helikopter water bombing.

“Hari ini pemadaman dilanjutkan di Desa Rambai, Kecamatan Pangkalan Lampam. Lahan tersebut sudah terbakar sejak kemarin dan kita masih melakukan penyiraman dari udara,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Pembunuhan Berencana Ibu Hamil di Hotel Palembang

Sudirman menjelaskan, luas lahan yang terbakar di wilayah itu mencapai sekitar 5 hektare. Upaya pemadaman yang dilakukan pada Minggu (12/10/2025) dengan 21 kali water bombing belum sepenuhnya berhasil menaklukkan api.

“Kemarin sudah dilakukan 21 kali water bombing, namun hingga sore api belum padam total dan masih menyisakan asap di lokasi,” katanya.

Selain di Rambai, kebakaran juga sempat terpantau di sejumlah titik lain di Pangkalan Lampam dan Tanjung Lubuk. Namun kedua titik itu telah berhasil dipadamkan setelah beberapa jam penanganan intensif.

“Kita maksimalkan semua upaya di lapangan, baik lewat darat maupun udara, agar kebakaran tidak meluas,” tambah Sudirman.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di wilayah Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dengan luas terbakar sekitar 1,5 hektare. Titik api di wilayah ini berhasil dipadamkan setelah dilakukan 20 kali water bombing.

BPBD Sumsel menegaskan bahwa tim gabungan bersama Manggala Agni, TNI, Polri, dan masyarakat peduli api (MPA) terus siaga di lapangan untuk mencegah meluasnya kebakaran akibat cuaca panas ekstrem dan angin kencang yang berpotensi memicu api kembali.

“Kami tetap siaga karena potensi kebakaran masih tinggi. Pemadaman udara akan terus dilakukan hingga dipastikan api padam total,” tutup Sudirman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia