Sumsel

Kasus Karhutla di Sumsel Tembus 152 Kejadian, Ogan Ilir Zona Merah

Maman Suparman | 8 Agustus 2025, 16:36 WIB
Kasus Karhutla di Sumsel Tembus 152 Kejadian, Ogan Ilir Zona Merah

AKURAT.CO SUMSEL Jumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus meningkat selama musim kemarau 2025. Hingga 5 Agustus, tercatat 152 kejadian tersebar di 13 kabupaten/kota.

Empat wilayah masuk kategori rawan tinggi. Ogan Ilir menjadi satu-satunya daerah berstatus zona merah dengan 64 kejadian. Sementara Muara Enim, Musi Banyuasin (Muba), dan Ogan Komering Ilir (OKI) berada di zona oranye karena masing-masing mencatat lebih dari 16 insiden.

Kalaksa BPBD Sumsel, M Iqbal Ali Syahbana melalui Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan tren kenaikan kasus mulai terasa sejak puncak kemarau.

“Meski jumlah kejadian naik, semua titik api sejauh ini bisa dipadamkan melalui upaya satgas darat dan bantuan helikopter,” jelasnya, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga: Buron Setahun, Pelaku Curas di Kertapati Akhirnya Ditangkap Polisi

Menurut Sudirman, curah hujan yang masih turun di beberapa kabupaten membantu proses pemadaman.

“Kondisi masih terkendali. Kita berharap tidak ada kebakaran besar,” ujarnya.

Selain empat daerah rawan tinggi, sembilan wilayah lain berstatus zona kuning. Di antaranya Banyuasin (12 kejadian), PALI (7), Musi Rawas (4), dan Prabumulih (2). Sementara Palembang, Lahat, Empat Lawang, Lubuklinggau, dan satu wilayah di Musi Rawas masing-masing hanya mencatat satu kejadian.

Terkait luasan lahan yang terbakar, BPBD Sumsel masih menunggu data resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Namun, angka sementara diperkirakan melampaui 43,08 hektare yang tercatat sebelumnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia