Sumsel

Melek Huruf di Sumsel Capai 98,68 Persen, Warga Kota Unggul Tipis dari Desa

Maman Suparman | 10 Juli 2025, 21:00 WIB
Melek Huruf di Sumsel Capai 98,68 Persen, Warga Kota Unggul Tipis dari Desa

AKURAT.CO SUMSEL Tingkat melek huruf penduduk berusia 15 tahun ke atas di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2024 mencapai 98,68 persen.

Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Sumsel telah memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis, meskipun masih ada kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, penduduk di daerah perkotaan menunjukkan tingkat melek huruf yang lebih tinggi, yakni 99,37 persen, dibandingkan dengan daerah pedesaan yang tercatat 98,25 persen.

Tingkat melek huruf tertinggi tercatat pada kelompok usia 15–24 tahun, baik di kota maupun desa.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Genjot PAD Lewat Mutasi Kendaraan Nopol Luar Daerah, Target Rp 3,7 Triliun di 2025

Bahkan, pada kelompok usia 20–24 tahun, melek huruf di wilayah perkotaan mencapai 100 persen, sementara desa mencatat 99,95 persen, dengan rata-rata gabungan 99,97 persen.

Angka ini menunjukkan bahwa generasi muda, terutama yang baru lulus pendidikan menengah dan tinggi, sudah hampir seluruhnya melek huruf.

Sebaliknya, kelompok usia 50 tahun ke atas menjadi tantangan tersendiri. Di kelompok ini, tingkat melek huruf menurun cukup signifikan, dengan 97,97 persen di kota dan hanya 94,42 persen di desa. Secara keseluruhan, kelompok usia ini hanya mencapai 95,79 persen.

Kesenjangan tersebut mencerminkan masih adanya pekerjaan rumah dalam menjangkau warga lansia di desa yang belum sepenuhnya tersentuh program pemberantasan buta huruf.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia