Pusri Dorong Ekonomi Hijau Lewat Urban Farming untuk UMKM dan Milenial

AKURAT.CO SUMSEL PT Pusri Palembang menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekonomi hijau dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan Urban Farming yang digelar di Gedung Diklat Pusri, Selasa (21/5/2025).
Kegiatan ini diinisiasi bersama Rumah BUMN Sumsel dengan tema “Hijaukan Kota, Tingkatkan Pendapatan, dan Bangun Ketahanan Pangan dari Rumah”.
Pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga wadah untuk menciptakan peluang usaha baru di bidang pertanian perkotaan, khususnya bagi pelaku UMKM dan generasi milenial.
Sebanyak 114 peserta hadir, terdiri dari pelaku UMKM binaan Pusri dan Rumah BUMN, mahasiswa, akademisi, komunitas petani milenial, serta masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.
VP TJSL Pusri, Alde Dyanrini, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pusri dalam mendukung ekonomi masyarakat melalui pendekatan ramah lingkungan.
“Urban farming adalah langkah kecil yang dapat dilakukan dari rumah, namun berdampak besar terhadap ekonomi keluarga dan lingkungan. Kami ingin mendorong kemandirian pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi UMKM dan generasi muda,” ujar Alde, Selasa (27/5/2025).
Baca Juga: Pusri Gelar Sharing Session Bank Sampah Sehati Guna Mendorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Peserta pelatihan dibekali materi teknis mulai dari teknik bercocok tanam di pekarangan rumah, penggunaan pupuk yang tepat guna, hingga strategi pemasaran hasil panen.
Praktisi pertanian urban juga menghadirkan demo tanam dengan metode hidroponik, menanam di pot, serta praktik composting limbah rumah tangga, yang relevan bagi masyarakat perkotaan dengan keterbatasan lahan.
Menariknya, kegiatan ini turut mendapat dukungan legislatif. Anggota DPRD Kota Palembang Dapil IV, Feby Anggi Pratama dan Diana hadir langsung sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi berbasis lingkungan.
CEO Rumah BUMN Sumsel, M. Awaluddin Alfarisi, menekankan bahwa urban farming juga merupakan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
“Kegiatan ini bukan hanya soal bertanam, tetapi membentuk pola pikir baru untuk melihat pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan, bahkan di tengah kota. Ini sejalan dengan arahan Presiden RI agar semua elemen mendukung ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut nyata, seluruh peserta pelatihan mendapat bantuan bibit sayuran dan buah-buahan untuk langsung dipraktikkan di rumah, sebagai langkah awal membangun ketahanan pangan keluarga sekaligus usaha mikro berbasis pertanian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 35 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 6Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 7Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







