Sumsel

Gubernur Herman Deru Imbau Warga Sumsel Tak Konsumtif Saat Ramadan, Pastikan Stabilitas Harga dan THR Pekerja

Maman Suparman | 1 Maret 2025, 16:30 WIB
Gubernur Herman Deru Imbau Warga Sumsel Tak Konsumtif Saat Ramadan, Pastikan Stabilitas Harga dan THR Pekerja

AKURAT.CO SUMSEL Selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengingatkan masyarakat untuk tidak bersikap konsumtif dalam membeli kebutuhan pokok.

Langkah ini dianggap penting guna mencegah panic buying yang kerap menjadi pemicu lonjakan harga dan kelangkaan stok sembako di pasaran.

"Stabilitas harga sembako bukan hanya bergantung pada pengendalian dari pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk tidak panik dalam berbelanja," ujar Herman Deru, Sabtu (1/3/2025).

Menurutnya, pola konsumtif masyarakat setiap menjelang Ramadan sering kali menjadi faktor utama naiknya harga bahan pokok.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengantisipasi fluktuasi harga dengan menjaga pola konsumsi yang wajar.

Baca Juga: Koleksi Twibbon Ramadhan 2025: Ucapkan Selamat Berpuasa dengan Desain Menarik!

“Mudah-mudahan harga kebutuhan pokok tetap stabil hingga Lebaran nanti,” tambahnya.

Selain menyoroti stabilitas harga, Herman Deru juga menegaskan komitmen Pemprov Sumsel dalam memastikan hak para pekerja. Ia memastikan pengawasan ketat terhadap pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) oleh perusahaan melalui Dinas Ketenagakerjaan Sumsel.

"Kami akan memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi di Sumsel membayar THR kepada pekerjanya secara tepat waktu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat menjelang Lebaran," tegasnya.

Tak lupa, Gubernur juga menyampaikan pesan toleransi antarumat beragama selama Ramadan. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menjaga harmoni dan menjadikan Sumsel tetap sebagai wilayah yang kondusif dan bebas dari konflik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia