Sumsel

Usai Dilantik, 961 Kepala Daerah Akan Ditempa di Magelang

Maman Suparman | 20 Februari 2025, 14:36 WIB
Usai Dilantik, 961 Kepala Daerah Akan Ditempa di Magelang

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 961 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 dalam sebuah seremoni di Istana Merdeka, Jakarta.

Namun, yang menarik perhatian bukan hanya pelantikan itu sendiri, melainkan langkah lanjut yang akan ditempuh pemerintah.

Prabowo menegaskan bahwa seluruh kepala daerah yang baru dilantik akan mengikuti program retret khusus di Magelang, Jawa Tengah, selama delapan hari.

Baca Juga: Daftar 17 Kepala Daerah Terpilih di Sumatera Selatan yang Dilantik Hari ini

Retret ini, yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri, dijadwalkan berlangsung pada 21-28 Februari 2025. Tujuannya adalah memberikan pembekalan kepada kepala daerah dalam menjalankan tugas mereka dengan efisien dan bertanggung jawab.

“Kita akan jumpa lagi di Magelang. Mudah-mudahan saudara kuat saya gembleng, yang ragu-ragu boleh mundur sekarang,” ujar Prabowo dalam pidatonya, Kamis (20/2/2025).

Pernyataan ini mencerminkan pendekatan disiplin tinggi yang ingin diterapkan oleh pemerintah pusat kepada para pemimpin daerah. Retret ini disebut-sebut sebagai upaya untuk membentuk pemimpin daerah yang lebih tangguh, berintegritas, dan memiliki visi yang selaras dengan pemerintah pusat.

Baca Juga: Menilik Perjalanan Karier Herman Deru, Gubernur Sumsel yang Dilantik Presiden di Jakarta Hari Ini

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan bahwa kepala daerah yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang partai politik, agama, dan suku. Namun, perbedaan itu tidak boleh menjadi penghalang dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Kita berasal dari partai yang berbeda, agama yang berbeda, suku yang berbeda, tapi kita lahir dalam keluarga besar Nusantara, keluarga besar Republik Indonesia, merah putih ber-Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia