NTP Sumsel Januari 2025 Alami Kenaikan 0,45%, Didorong Lonjakan Harga Komoditas Petani

AKURAT.CO SUMSEL Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mencatat kabar baik bagi para petani di wilayah ini. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Januari 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,45% dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini menunjukkan peningkatan daya beli petani di Sumatera Selatan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, menjelaskan bahwa NTP Sumsel pada awal tahun ini mencapai angka 129,11%. Kenaikan ini disebabkan oleh lonjakan harga komoditas yang diterima petani, yang mengalami kenaikan sebesar 0,31%.
"Indeks harga yang dibayar petani mengalami penurunan sebesar 0,14%, namun lonjakan harga komoditas di tingkat petani yang lebih tinggi menyebabkan terjadinya kenaikan NTP," jelasnya, Senin (3/2/2025).
Wahyu menambahkan meskipun beberapa subsektor pertanian masih mencatatkan angka di bawah 100, namun seluruh subsektor tercatat mengalami peningkatan.
Adapun subsektor yang mengalami kenaikan signifikan antara lain tanaman pangan dengan angka 0,51%, hortikultura 11,31%, perkebunan 0,20%, peternakan 0,39%, perikanan 0,65%, perikanan tangkap 0,38%, dan perikanan budi daya 1,00%.
Baca Juga: Deflasi 0,36% di Sumsel Januari 2025: Harga Listrik Turun, Cabai Merah Melonjak
“Meskipun beberapa subsektor mencatatkan angka di bawah 100, secara keseluruhan, peningkatan harga komoditas lebih signifikan dibandingkan dengan peningkatan biaya yang dikeluarkan oleh petani," tambahnya.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Januari 2025 meliputi karet, cabai merah, gabah, durian, terung, beras, dan cabai rawit. Sementara itu, beberapa komoditas yang tercatat mengalami penurunan harga antara lain tarif listrik, tomat, sayuran, ketimun, dan tomat buah.
Dalam hal biaya produksi, Wahyu mengungkapkan adanya kenaikan pada beberapa komoditas, antara lain pupuk, bensin, benih padi, bibit karet, serta sewa tanah persawahan.
“Meskipun harga komoditas mengalami kenaikan yang lebih besar, peningkatan biaya produksi tetap menjadi tantangan bagi para petani," pungkasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









