Sumsel

BMKG Sumsel Prediksi Hujan Lebat dan Potensi Bencana Selama Seminggu

Maman Suparman | 13 Januari 2025, 18:30 WIB
BMKG Sumsel Prediksi Hujan Lebat dan Potensi Bencana Selama Seminggu

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di hampir seluruh wilayah provinsi ini dalam sepekan ke depan.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai dengan kilat atau petir serta angin kencang, diprediksi akan mengguyur sejumlah daerah di Sumsel.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Siswanto, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ini perlu diwaspadai oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar aliran sungai dan daerah rawan bencana.

"Selama sepekan mendatang, Sumsel diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, banjir bandang, serta tanah longsor," jelas Siswanto, Senin (13/1/2025).

Daerah yang diperkirakan akan terdampak hujan lebat meliputi Palembang, Ogan Ilir, OKI, Banyuasin, Prabumulih, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lubuklinggau, Lahat, Pagaralam, Muara Enim, PALI, OKU Selatan, dan OKU.

Baca Juga: Zulkifli Hasan dan Pj Gubernur Elen Setiadi Panen Raya di Banyuasin, Jaga Harga Beras Tetap Stabil

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan gangguan aktivitas sehari-hari.

Menurut Siswanto, puncak musim hujan yang terjadi pada bulan Januari ini juga dipengaruhi oleh fenomena iklim global La Nina lemah serta aktivitas angin monsun Asia yang masih berlangsung.

"Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi atmosfer saat ini mempercepat pembentukan awan konvektif, yang pada gilirannya menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," tambahnya.

BMKG juga menekankan pentingnya upaya preventif untuk mengurangi risiko bencana terkait cuaca ekstrem.

Masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, memotong ranting pohon yang rawan patah, dan memastikan konstruksi bangunan tetap aman untuk menghindari kerusakan akibat angin kencang. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia