Sumsel

Ekspor Sumsel November 2024 Capai USD 642 Juta, Pertanian Naik 14 Persen

Maman Suparman | 8 Januari 2025, 11:00 WIB
Ekspor Sumsel November 2024 Capai USD 642 Juta, Pertanian Naik 14 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Ekspor Sumatera Selatan (Sumsel) pada November 2024 mencatatkan dinamika menarik dengan variasi kinerja di beberapa sektor.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total nilai ekspor bulan ini mencapai USD 642,88 juta, sedikit turun dari Oktober 2024 yang tercatat sebesar USD 646,06 juta.

Sektor pertanian menjadi sorotan utama dengan peningkatan ekspor sebesar 14 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai ekspor sektor ini mencapai USD 14,00 juta, didorong oleh permintaan produk unggulan seperti karet dan hasil hutan non-kayu.

Berbeda dengan sektor pertanian, ekspor hasil industri pengolahan mencatatkan penurunan sebesar 5,56 persen. Meski demikian, sektor ini tetap menjadi penyumbang terbesar dalam total ekspor Sumsel, dengan komoditas utama seperti minyak kelapa sawit (CPO) dan bubur kertas.

Sementara itu, sektor pertambangan mengalami penurunan tipis sebesar 0,38 persen. Komoditas andalan seperti batubara, lignit, dan minyak mentah masih menjadi motor utama sektor ini, yang menyumbang 43 persen dari total ekspor Sumsel.

Ekspor nonmigas tetap mendominasi dengan nilai USD 600,80 juta, atau 93,03 persen dari total ekspor. Hal ini menunjukkan kekuatan Sumatera Selatan dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal di luar sektor migas.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, 8 Januari 2025: Antam dan UBS Sama-Sama Turun

Sektor migas sendiri menyumbang 6,97 persen dari total ekspor, namun mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kinerja pada Januari hingga November 2023.

Secara kumulatif, total ekspor Sumatera Selatan dari Januari hingga November 2024 mencapai USD 5,971,06 juta. Sektor industri pengolahan tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi 48,70 persen, diikuti oleh sektor tambang (43 persen) dan migas (6,97 persen).

Tren ini sejalan dengan pola tahun 2023, di mana sektor industri pengolahan menjadi penggerak utama ekspor. Meski mengalami fluktuasi, kekuatan ekspor Sumatera Selatan tetap bertumpu pada diversifikasi komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar global.

Perkembangan ekspor Sumatera Selatan pada November 2024 mencerminkan dinamika ekonomi daerah yang dipengaruhi oleh fluktuasi pasar global dan permintaan komoditas. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia