Sumsel

1,15 Juta Liter Air Ditumpahkan, Waterbombing Gencar Padamkan Karhutla Sumsel

Deni Hermawan | 4 Oktober 2024, 19:00 WIB
1,15 Juta Liter Air Ditumpahkan, Waterbombing Gencar Padamkan Karhutla Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus berkobar meski sempat padam sebelumnya.

Untuk menangani hal ini, tim Satgas Karhutla Sumsel kembali melakukan pemadaman dari udara dengan metode waterbombing, Kamis (3/10/2024), setelah mendeteksi titik-titik api melalui jalur udara.

Sudirman, Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, menyatakan bahwa sejumlah daerah kembali terbakar meski sempat dinyatakan padam.

"Ada beberapa wilayah yang kembali terbakar dan dilakukan pemadaman oleh helikopter water bombing seperti di Muara Enim, PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), dan Ogan Ilir (OI)," ungkapnya pada Jumat (4/10/2024).

Di Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, lima helikopter dikerahkan untuk memadamkan api di Desa Putak. Sebanyak 182 kali waterbombing dilakukan di wilayah tersebut, meski masih menyisakan asap di beberapa titik.

“Beberapa titik Karhutla sudah dipadamkan. Tetapi, masih ada beberapa titik yang berasap,” jelas Sudirman.

Baca Juga: Tak Terima Putus, Mantan Pacar Nekat Unggah Video Mesra di Medsos, Dewi Lapor Polisi

Total ada lima helikopter yang beroperasi dari delapan unit yang dimiliki Sumsel. Sisanya sedang dalam perawatan, inspeksi, dan menunggu verifikasi dari BNPB.

Selain Muara Enim, operasi waterbombing juga dilakukan di wilayah Kecamatan Penukal, PALI, dengan tiga helikopter yang melakukan 57 kali pengeboman air. Meskipun sebagian titik api telah dipadamkan, beberapa area masih mengeluarkan asap.

Di Ogan Ilir, tepatnya Kecamatan Indralaya Utara, dilakukan 29 kali waterbombing namun kondisi di wilayah tersebut juga masih menyisakan asap tebal.

“Lima helikopter itu melakukan pemadaman di tiga daerah tersebut, dengan total 271 kali waterbombing, menyiramkan 1,15 juta liter air,” tambah Sudirman.

Dari pemantauan udara, asap juga terdeteksi di wilayah Talang Kelapa, Banyuasin, Bayung Lencir, dan Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin.

Sementara itu, pemadaman melalui jalur darat juga dilakukan di beberapa lokasi seperti di Bakung dan Desa Lorok, Ogan Ilir, di mana api telah padam namun masih tersisa asap. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto