Kementerian LHK Menang! PT Kosindo Supratama Didenda Setengah Triliun Lebih Akibat Bakar Hutan dan Lahan di OKI

AKURAT.CO SUMSEL PT Kosindo Supratama divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Palembang dan diwajibkan membayar ganti rugi sebesar Rp601 miliar akibat kebakaran lahan yang terjadi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Hal ini dikarenakan PN Palembang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia terhadap PT Kosindo Supratama.
Dalam putusannya, majelis hakim memutuskan agar PT. Kosindo Supratama membayar ganti rugi sebesar Rp 601 miliar.
Gugatan ini berawal dari kebakaran lahan yang berlangsung antara Juni hingga September 2023. KLHK mengajukan tuntutan ganti rugi dengan total sebesar Rp 1,1 triliun, yang terdiri dari Rp 333 miliar untuk kerugian lingkungan dan Rp 809 miliar untuk biaya pemulihan.
Namun, setelah melalui proses persidangan yang berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2023, hakim memutuskan ganti rugi yang lebih rendah.
Ketua majelis hakim, Agus Pancara dalam putusannya mengabulkan sebagain gugatan yang dilayangkan denan nilai total ganti rugi dan pemulihan sejumlah Rp 601 milyar.
"Mengadili bahwa perkara kebakaran lahan yang terjadi di Sumatera Selatan menghukum pihak tergugat PT. Kosindo Supratama untuk membayar denda sebesar Rp 601 miliar," bunyi amar putusan tersebut yang diterima, Kamis (31/10/2024).
Kementerian KLHK sebelumnya telah mendeteksi titik panas (hotspot) di lokasi yang dikelola oleh PT. Kosindo Supratama melalui citra satelit. Pada 16 Oktober 2023, tim KLHK melakukan verifikasi lapangan dan menemukan kebakaran lahan gambut yang melanda area seluas lebih dari 3 hektare.
Hasil pemeriksaan laboratorium juga menunjukkan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh minimnya sarana pencegahan kebakaran dan upaya pengendalian dari pihak tergugat.
Baca Juga: Tidak Kasih Uang Mangkal, Kaca Mobil Angkot Rusak dan HP Milik Erlan Hilang
Sementara itu, Humas PN Palembang, Romi Sinatra menjelaskan bahwa majelis hakim mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, termasuk alat bukti, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan lapangan. Putusan ini juga menyatakan bahwa gugatan menggunakan prinsip tanggung jawab mutlak (strict liability).
"Setelah majelis hakim memeriksa perkara pada persidangan, dengan mempertimbangkan fakta persidangan, alat bukti surat, keterangan saksi, keterangan ahli, yang diajukan oleh Penggugat dan Tergugat, hasil pemeriksaan setempat yang dilakukan di lokasi, serta keadilan bagi Penggugat dan Tergugat," terang Romi, Kamis (31/10/2024).
Selain membayar ganti rugi, PT Kosindo Supratama juga diwajibkan untuk melakukan tindakan pemulihan lingkungan hidup dengan biaya sebesar Rp 435,5 miliar, serta dikenakan denda harian sebesar Rp 5 juta untuk setiap keterlambatan dalam pelaksanaan tindakan pemulihan.
Dalam proses persidangan, majelis hakim melakukan pemeriksaan langsung di lokasi kebakaran di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pihak tergugat tidak memadai dalam menyediakan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, seperti embung air dan menara pemantau yang dalam kondisi rusak.
"Dalam proses pembuktiannya, majelis hakim menyempatkan hadir untuk melihat langsung atau Melaksanakan Pemeriksaan Setempat (PS) di lahan Desa Simpang Tiga, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, sekitar 3.049,46 hektar lahan gambut yang dikelola oleh PT.Kosindo Supratama," pungkasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dan Tantangan
- 5Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 8Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









