Sumsel

Kemiskinan Turun, Tapi Ribuan Rumah Tak Layak Huni Masih Membayangi Wajah Palembang

Maman Suparman | 10 September 2025, 22:00 WIB
Kemiskinan Turun, Tapi Ribuan Rumah Tak Layak Huni Masih Membayangi Wajah Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Ribuan rumah tidak layak huni (RLTH) masih menjadi tantangan di tengah penurunan tingkat kemiskinan di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang mencatat bahwa persentase penduduk miskin di kota ini pada Maret 2025 turun menjadi 9,04% atau sekitar 162,31 ribu jiwa, mengalami penurunan sebesar 0,73 poin dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 9,77% atau sekitar 173,59 ribu jiwa.

Kepala BPS Palembang, Edi Subeno, menyatakan bahwa penurunan angka kemiskinan ini merupakan hasil dari berbagai program pengentasan yang dijalankan pemerintah, termasuk bantuan langsung untuk perbaikan rumah tidak layak huni.

Baca Juga: Motor Terkunci Ganda Raib Digondol Maling di Palembang, Korban Lapor Polisi

“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program-program yang dijalankan Pemerintah Kota Palembang,” ujarnya pada Rabu (10/9/2025).

Meski demikian, jumlah rumah tidak layak huni di Palembang masih cukup tinggi, tercatat lebih dari 3.000 unit pada Agustus 2025.

Hal ini belum sejalan dengan target awal Pemerintahan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakilnya Prima Salam yang menargetkan pengentasan 70% rumah tidak layak huni dalam 100 hari kerja.

Saat ini, Kota Palembang menempati posisi keempat sebagai kota dengan persentase kemiskinan terendah di Provinsi Sumsel, menunjukkan kemajuan yang signifikan meski tantangan perbaikan rumah masih harus terus diatasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia