Sumsel

Ratu Dewa Dorong Warga Ubah Gaya Hidup: Bawa Tas Sendiri dan Dukung Bank Sampah

Maman Suparman | 30 Mei 2025, 22:00 WIB
Ratu Dewa Dorong Warga Ubah Gaya Hidup: Bawa Tas Sendiri dan Dukung Bank Sampah

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang terus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat demi menjaga masa depan lingkungan.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya melalui sanksi dan penindakan terhadap pelanggar Peraturan Daerah (Perda), tetapi harus dibarengi dengan perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat.

Dalam upaya memperkuat kesadaran lingkungan, Pemkot kini aktif mengedukasi warga untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, termasuk kebiasaan membawa tas belanja sendiri saat ke pasar atau pusat perbelanjaan.

Kampanye ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk menekan timbulan sampah dari sumbernya.

“Kita ingin perubahan dimulai dari hal-hal sederhana yang bisa dilakukan siapa saja, seperti membawa tas belanja sendiri dan mengurangi konsumsi plastik. Jika semua warga berpartisipasi, dampaknya akan sangat besar untuk lingkungan kita,” ujar Ratu Dewa, Jumat (30/5/2025).

Baca Juga: Pelajar SMK di Palembang Dikeroyok 6 Orang, Ayah Korban Lapor Polisi

Langkah ini sejalan dengan amanat Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenisnya.

Meski aturan tersebut mengatur sanksi tegas, Pemkot juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat sebagai pilar utama dalam menciptakan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Selain mengintensifkan edukasi, Pemkot Palembang juga memperkuat infrastruktur pendukung pengelolaan sampah. Salah satunya dengan mempercepat pembentukan bank sampah di tingkat kelurahan.

Saat ini, sebanyak 37 unit bank sampah baru telah siap beroperasi, dan Pemkot menargetkan setiap kelurahan di Palembang memiliki setidaknya satu bank sampah aktif.

“Insya Allah, target satu kelurahan satu bank sampah akan segera tercapai. Ini bagian dari komitmen kami membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya reaktif, tetapi juga preventif dan partisipatif,” ungkap Ratu Dewa.

Tak hanya mengandalkan imbauan, Pemkot juga telah memasang CCTV di sejumlah titik untuk mengawasi pelanggaran terkait pengelolaan sampah, namun pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia