Sumsel

Alat Berat di Area Peti Kemas PT Pelindo II Boombaru Palembang Terbakar, Warga Sempat Dengar Ledakan

Maman Suparman | 10 Juni 2025, 14:43 WIB
Alat Berat di Area Peti Kemas PT Pelindo II Boombaru Palembang Terbakar, Warga Sempat Dengar Ledakan

 

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah alat berat yang digunakan untuk bongkar muat dilaporkan terbakar di area peti kemas milik PT Pelindo II Boombaru, Palembang, Senin malam (9/6/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Dari pantauan di lokasi, kebakaran disertai kepulan asap putih tebal dan jalaran api terlihat jelas dari dalam kawasan pelabuhan.

Bahkan, suara ledakan juga sempat terdengar dan mengejutkan warga di sekitar area Boombaru.

Informasi mengenai kebakaran ini cepat menyebar di media sosial. Dalam beberapa video yang beredar, tampak sejumlah warga berkerumun di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), ingin melihat langsung sumber kebakaran dan memastikan penyebab suara ledakan tersebut.

Baca Juga: Tok! Presiden Prabowo Cabut Izin 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi dan berupaya memadamkan api. Sementara itu, sejumlah personel kepolisian dan TNI turut mengamankan lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Manager Komersial PT Pelindo Regional II Boombaru, Irtanto Armawan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan bahwa api telah berhasil dipadamkan.

“Benar mas, dan sekarang sudah padam. Yang terbakar adalah alat bongkar muat,” ujar Irtanto saat dikonfirmasi, Selasa (10/6/2025).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi terkait penyebab pasti kebakaran maupun kerugian yang ditimbulkan. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia