Sumsel

Neymar Pensiun dari Timnas Brasil Usai Piala Dunia 2026, Tinggalkan Rekor dan Luka Mendalam

Kurnia | 6 Juli 2026, 12:35 WIB
Neymar Pensiun dari Timnas Brasil Usai Piala Dunia 2026, Tinggalkan Rekor dan Luka Mendalam

AKURAT.CO SUMSEL Era Neymar bersama Tim Nasional Brasil resmi berakhir. Bintang sepak bola berusia 34 tahun itu mengumumkan pensiun dari level internasional usai Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Brasil harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 1-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat. Pertandingan tersebut menjadi momen terakhir Neymar mengenakan jersey kuning-hijau yang telah ia bela selama lebih dari satu dekade.

Keputusan pensiun ini terasa semakin emosional karena stadion yang sama juga menjadi saksi debut Neymar bersama timnas senior pada tahun 2010.

“Saya sudah mencoba lagi dan lagi. Semua dimulai di MetLife Stadium dan semuanya berakhir di sini. Sekarang semuanya telah selesai,” ujar Neymar, dikutip dari media Brasil.

Pensiun dengan Status Legenda dan Top Skor Sepanjang Masa

Meski mengakhiri karier internasional tanpa trofi Piala Dunia, Neymar tetap meninggalkan warisan besar. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan koleksi 80 gol dari 130 penampilan.

Gol terakhirnya lahir dari titik penalti pada laga kontra Norwegia di menit 90+10, sekaligus menjadi penutup perjalanan panjangnya bersama Selecao.

Catatan tersebut melampaui rekor legenda Brasil, Pele, dan mengukuhkan Neymar sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Piala Dunia 2026 Jadi Penutup Pahit

Turnamen Piala Dunia 2026 menjadi akhir yang pahit bagi Neymar.

Ia hanya bermain selama 37 menit sepanjang kompetisi sebelum mencetak gol terakhirnya.

Brasil sebenarnya memiliki peluang unggul lebih dulu melalui penalti Bruno Guimaraes, namun gagal dimaksimalkan.

Norwegia kemudian memastikan kemenangan lewat dua gol Erling Haaland.

Baca Juga: Cara Agar Tidak Mudah Sakit Meski Pekerjaan Lagi Menumpuk

Masuk sebagai pemain pengganti, Neymar sempat memberi harapan lewat gol penalti di masa injury time. Namun, gol tersebut tak mampu menyelamatkan Brasil dari eliminasi.

Kegagalan ini menambah panjang puasa gelar Piala Dunia Brasil sejak terakhir kali juara pada 2002.

Dari Santos ke Panggung Dunia

Perjalanan Neymar dimulai dari Santos FC, tempat ia mengasah bakat sejak usia muda hingga debut profesional pada 2009.

Bersama Santos, ia meraih Copa Libertadores 2011 dan dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Amerika Selatan.

Namanya kemudian melejit saat bergabung dengan Barcelona pada 2013.

Bersama Lionel Messi dan Luis Suarez, Neymar membentuk trio MSN yang legendaris dan membawa Barcelona meraih treble winners musim 2014-2015.

Pada 2017, Neymar mencetak sejarah dengan menjadi pemain termahal dunia saat pindah ke Paris Saint-Germain senilai 222 juta euro.

Ia kemudian melanjutkan karier ke Al Hilal sebelum kembali ke Santos pada 2025.

Warisan Neymar untuk Sepak Bola Brasil

Neymar mungkin gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia, namun kontribusinya tak terbantahkan. Ia menjadi simbol generasi modern Brasil dengan gaya bermain penuh kreativitas, teknik tinggi, dan kemampuan menciptakan momen spektakuler.

Pensiunnya Neymar menandai berakhirnya satu era dalam sepak bola Brasil—era yang penuh harapan, tekanan, dan kejayaan individu.

Kini, nama Neymar akan selalu dikenang sebagai legenda yang membawa warna tersendiri bagi Selecao dan sepak bola dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia