Sumsel

Nilmaizar Koreksi Komposisi Pemain Sumsel United Sambil Soroti 'Keganjilan' Wasit

Maman Suparman | 20 November 2025, 19:00 WIB
Nilmaizar Koreksi Komposisi Pemain Sumsel United Sambil Soroti 'Keganjilan' Wasit

AKURAT.CO SUMSEL Sumsel United segera melupakan kekalahan telak di Aceh dan mengalihkan fokus total ke laga krusial Pegadaian Championship 2025/2026 pekan depan.

Dijadwalkan menjamu rival abadi, PSMS Medan, pada Senin (24/11/2025) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Laskar Juaro bertekad meraih tiga poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Persiapan Sumsel United tidak hanya berkutat pada taktik, tetapi juga didahului dengan evaluasi mendalam usai takluk 3-1 dari Persiraja Banda Aceh pada Selasa (18/11/2025) lalu.

Pelatih Sumsel United, Nilmaizar, mengakui timnya harus berbenah, terutama di lini permainan. Kekalahan di markas Persiraja menjadi cambuk keras yang menuntut perbaikan mendasar, mulai dari komposisi hingga performa individu pemain.

"Kita akan perbaiki (performa) sebelum menghadapi PSMS Medan. Evaluasi menyeluruh sedang kami lakukan terhadap komposisi dan penampilan skuat The Fireball," ujar Nilmaizar pada Kamis (20/11/2025).

Baca Juga: SFC Terpuruk di Dasar Klasemen Usai Dibantai Persikad 0-3 di Kandang, Budi Sudarsono Serukan Ketenangan

Menurutnya, duel bertajuk Derby Sumatera kontra Ayam Kinantan akan berjalan sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk mendongkrak moral dan posisi di kompetisi.

Di samping perbaikan teknis, Nilmaizar secara terbuka menyoroti kinerja wasit yang memimpin laga tandang mereka sebelumnya. Walaupun menegaskan bukan bermaksud protes, mantan pelatih Sriwijaya FC itu meminta kejelasan atas sejumlah keputusan yang dianggap merugikan Sumsel United, terutama yang berkaitan dengan pelanggaran dan pemberian tendangan bebas.

"Bukan mau protes kepada wasit. Saya cuma mau mempertanyakan keputusan wasit. Kenapa setiap kita mau menyerang, wasit selalu memberikan free kick," kata Nil.

Nilmaizar merasa irama serangan yang telah dibangun anak asuhnya seringkali terputus oleh peluit wasit yang dinilainya kurang konsisten, memungkinkan tim lawan untuk selalu mengatur ulang pertahanan.

Salah satu momen yang disorot adalah saat pemain Sumsel United, Diego, yang tengah mengontrol bola dan berada dalam posisi menyerang, tiba-tiba dihentikan oleh peluit wasit dan menghasilkan tendangan bebas untuk lawan.

“Diego itu jelas ditabrak dari belakang. Free kick-nya harusnya di mana? Dia ada di depan, kontrol bolanya bagus, lalu ditabrak dari belakang. Saya bukan protes, hanya mempertanyakan. Aturan mainnya jadi tidak jelas. Itu yang saya soroti,” tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia