Harga Bensin Indonesia Dibanding 12 Negara, Pertamax Rp15.950 per Liter

AKURAT.CO SUMSEL Harga bensin di Indonesia disebut masih lebih murah dibandingkan sejumlah negara lain. Perbandingan harga bahan bakar minyak (BBM) tersebut mencakup negara di Asia Tenggara hingga Australia.
Data perbandingan harga BBM yang dipaparkan Pertamina Patra Niaga menunjukkan harga bensin RON 92 atau setara Pertamax di Indonesia mencapai Rp15.950 per liter.
Harga tersebut masih berada di bawah sejumlah negara yang menjadi pembanding, seperti Singapura, Thailand, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, India dan Pakistan.
Perbandingan harga Pertamax dengan negara lain
Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga, harga RON 92 di Indonesia sebesar Rp15.950 per liter.
Baca Juga: Daftar Puskesmas dan Posko Kesehatan 24 Jam di Palembang untuk Warga Terdampak Karhutla
Sebagai pembanding, harga RON 92 di sejumlah negara tercatat lebih tinggi. Singapura menjadi salah satu negara dengan harga paling mahal, yakni Rp48.514 per liter.
Berikut perbandingan harga RON 92:
Indonesia: Rp15.950 per liter
Thailand: Rp21.213 per liter
Filipina: Rp25.014 per liter
Kamboja: Rp23.305 per liter
Laos: Rp29.024 per liter
Myanmar: Rp37.959 per liter
India: Rp19.126 per liter
Pakistan: Rp23.967 per liter
Singapura: Rp48.514 per liter
Dari perbandingan tersebut, harga bensin RON 92 di Indonesia menjadi yang terendah di antara negara-negara yang tercantum dalam data tersebut.
Harga RON 95 Indonesia juga lebih murah
Perbandingan harga juga dilakukan untuk BBM dengan RON 95. Di Indonesia, bensin dengan spesifikasi tersebut dijual mulai Rp19.150 per liter.
Harga tersebut lebih rendah dibandingkan Singapura yang mencapai Rp48.795 per liter. Thailand menjual RON 95 sekitar Rp21.412 per liter, sedangkan Filipina Rp25.288 per liter.
Berikut perbandingan harga RON 95:
Indonesia: Rp19.150 per liter
Malaysia: Rp19.822 per liter
Thailand: Rp21.412 per liter
Filipina: Rp25.288 per liter
Kamboja: Rp29.172 per liter
Laos: Rp34.704 per liter
Myanmar: Rp39.238 per liter
Australia: Rp29.534 per liter
India: Rp20.460 per liter
Singapura: Rp48.795 per liter
Harga RON 97 Indonesia Rp19.600
Sementara itu, harga BBM RON 97 di Indonesia tercatat Rp19.600 per liter.
Harga tersebut juga masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara pembanding. Singapura menjadi yang tertinggi dengan harga Rp56.086 per liter.
Berikut perbandingannya:
Indonesia: Rp19.600 per liter
Malaysia: Rp21.927 per liter
Brunei Darussalam: Rp21.873 per liter
Thailand: Rp26.424 per liter
Filipina: Rp27.301 per liter
India: Rp31.343 per liter
Singapura: Rp56.086 per liter
Harga diesel Indonesia bukan yang termurah
Berbeda dengan bensin, Indonesia tidak menjadi negara dengan harga diesel paling murah.
Harga diesel di Indonesia tercatat Rp25.200 per liter. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan India yang menjual diesel Rp17.830 per liter.
Harga diesel Vietnam mencapai Rp21.038 per liter, Pakistan Rp23.967 per liter dan Malaysia Rp23.988 per liter.
Sementara itu, harga diesel di Thailand mencapai Rp26.832 per liter, Filipina Rp29.015 per liter dan Brunei Darussalam Rp30.180 per liter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 3Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 4Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 5Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 Oktober 2026: Ada yang Dapat Kabar Baik, Ada yang Harus Hati-hati
- 7Kabut Asap Makin Parah, Hari ini Mahasiswa Sumsel Akan Demo di Kantor Gubernur
- 8Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang Perbesar Kolam Retensi Simpang Polda untuk Tekan Genangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








