Sumsel

BMKG Sumsel Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor, Hujan Diprediksi Meningkat dalam Beberapa Hari ke Depan

Kurnia | 12 Februari 2026, 17:00 WIB
BMKG Sumsel Peringatkan Potensi Banjir dan Longsor, Hujan Diprediksi Meningkat dalam Beberapa Hari ke Depan

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi menyusul prakiraan peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah dalam beberapa hari mendatang.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sinta Andayani, mengatakan musim hujan yang sedang berlangsung berpotensi memicu berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga banjir bandang.

“Di musim hujan saat ini memang perlu kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Ia menjelaskan, saat kejadian longsor di Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, intensitas hujan terpantau berada pada kategori ringan hingga sedang. Namun, kondisi tanah yang telah jenuh air membuat wilayah perbukitan menjadi lebih rentan terhadap longsor, terutama jika minim penahan tanah.

Baca Juga: Modus Pesan 30 Kamar Hotel, Karyawan Swasta Rugi Hampir Rp50 Juta

Menurut Sinta, peningkatan potensi hujan di Sumsel dipengaruhi oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby serta adanya pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

“Kondisi atmosfer tersebut menyebabkan peluang hujan meningkat hampir di seluruh wilayah Sumatera Selatan dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah hilir agar mewaspadai kemungkinan banjir atau genangan akibat meluapnya debit air.

Selain itu, warga di kawasan pesisir diminta bersiap menghadapi potensi banjir rob. BMKG memprediksi pasang air laut berpotensi terjadi pada 14 hingga 17 Februari 2026, dengan ketinggian air di muara diperkirakan mencapai 3,4 hingga 3,7 meter.

“Waspada banjir di tepian sungai maupun wilayah hilir, serta banjir air pasang pada periode tersebut,” kata Sinta.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi serta meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, dan wilayah pesisir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia