Sumsel

Pelatih Sriwijaya FC Sebut “Kami Hanya Butuh Satu Kemenangan Dulu”

Maman Suparman | 27 Oktober 2025, 16:09 WIB
Pelatih Sriwijaya FC Sebut “Kami Hanya Butuh Satu Kemenangan Dulu”

AKURAT.CO SUMSEL Kekalahan Sriwijaya FC di laga bertepatan dengan ulang tahun klub meninggalkan kekecewaan mendalam.

Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono mengakui timnya sebenarnya sudah mempersiapkan segalanya dengan matang, namun hasil di lapangan belum berpihak.

“Sebenarnya, pertama saya ingin persembahkan kemenangan ini untuk Sriwijaya FC karena kita sedang merayakan ulang tahun klub. Itu yang paling saya inginkan,” ujar sang pelatih usai laga.

Ia mengaku saat ini fokus utama tim bukan pada posisi klasemen, melainkan bagaimana meraih kemenangan pertama yang diyakini bisa mengubah arah kompetisi bagi Laskar Wong Kito.

“Kita sudah menyiapkan semuanya, tapi hasilnya tetap tidak sesuai harapan — kita kalah. Memang saat ini yang paling dibutuhkan tim hanyalah satu kemenangan dulu,” ujarnya, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, satu kemenangan saja dapat menjadi momentum kebangkitan bagi para pemain.

“Biasanya, dalam kompetisi, setelah meraih satu kemenangan saja, pertandingan berikutnya akan lebih mudah dijalani. Tapi ya, untuk mencapai kemenangan pertama ini yang sulit,” lanjutnya.

Pelatih juga menyoroti sektor pertahanan kiri yang menjadi titik lemah tim. Ia mengungkapkan rotasi dilakukan karena keterbatasan pilihan pemain di posisi tersebut.

“Di sisi kiri pertahanan, kita sebenarnya tidak punya banyak pilihan. Hanya ada Valen, padahal posisi aslinya dia itu center back. Tapi karena kita sudah kebobolan beberapa kali dari sisi kiri, saya putuskan melakukan rotasi,” jelasnya.

Baca Juga: Apple Kurangi Produksi iPhone Air, Analis: Bagian dari Penyesuaian Strategi Pasar

Selain itu, kebugaran pemain turut menjadi kendala utama. Meski intensitas latihan tinggi, kondisi fisik beberapa pemain belum ideal.

“Kita sudah mempersiapkan tim dengan baik, latihan juga intensitasnya tinggi. Namun kekurangan kita memang ada di tenaga dan kebugaran pemain. Beberapa pemain baru belum punya kondisi fisik ideal, sementara waktu untuk meningkatkan fisik di tengah kompetisi sangat terbatas,” tegasnya.

Situasi semakin berat karena sejumlah pemain harus absen akibat cedera, sakit, hingga akumulasi kartu.

“Beberapa pemain sakit, ada yang terkena akumulasi kartu, bahkan ada yang masih dalam pemulihan cedera. Tapi kami tetap memotivasi pemain agar tidak menyerah dan terus berjuang,” katanya.

Pelatih berharap kondisi tim bisa membaik di putaran kedua dan mampu memperbaiki posisi di klasemen.

“Harapan kami, di putaran kedua nanti, kondisi tim bisa lebih baik dan bisa bersaing di papan klasemen,” ujarnya optimistis.

Menutup keterangannya, pelatih menegaskan tim akan terus berupaya memperbaiki penyelesaian akhir yang menjadi kendala utama selama ini.

“Kami sebenarnya banyak menciptakan peluang tapi belum bisa mencetak gol. Karena itu, beberapa sesi latihan terakhir kami fokuskan untuk meningkatkan finishing agar pemain lebih percaya diri di depan gawang. Tapi ya, hasilnya memang belum terlihat. Kami akan terus berusaha memperbaikinya,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia