Yusril Ihza Mahendra Mundur Sebagai Ketum PBB, Fahri Bachmid Menjadi Pj Ketua Umum

AKURAT.CO SUMSEL Partai Bulan Bintang (PBB) mengalami perubahan signifikan dalam kepemimpinan dengan pengunduran diri Yusril Ihza Mahendra sebagai Ketua Umum.
Keputusan ini diambil dalam sidang Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang berlangsung di Kantor DPP PBB di Jakarta pada Sabtu, 19 Mei 2024. Yusril, yang telah memimpin PBB sejak awal Reformasi 1998, digantikan oleh Fahri Bachmid sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum yang baru.
MDP, lembaga tertinggi dalam struktur organisasi PBB, memiliki wewenang untuk mengambil keputusan penting termasuk perubahan terbatas AD/ART dan pemilihan Penjabat Ketua Umum jika Ketua Umum terpilih berhalangan tetap.
Dalam sidang tersebut, Yusril mengungkapkan keinginannya untuk memberikan ruang bagi regenerasi kepemimpinan di partai.
"Sudah terlalu lama memimpin partai sejak PBB berdiri di awal Reformasi tahun 1998. Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB," ujar Yusril dalam pernyataannya dilansir dari akurat.co, Minggu (19/4/2024).
Dia menambahkan bahwa dirinya akan tetap aktif dalam dunia politik sebagai individu, tanpa keterikatan dengan partai politik, sehingga dapat lebih bebas menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk memecahkan persoalan bangsa dan negara.
Baca Juga: Antisipasi Pungli pada PPDB 2024, Ombudsman Sumsel Buka Posko Pengaduan
Keputusan Yusril untuk mundur diterima oleh peserta MDP yang terdiri dari anggota DPP PBB, Dewan Pimpinan Wilayah, serta badan-badan khusus dan otonom PBB, dengan total 49 suara.
Dalam pemungutan suara untuk memilih Penjabat Ketua Umum, Fahri Bachmid, yang juga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Partai PBB, memperoleh dukungan 29 suara, mengalahkan Sekjen DPP PBB Ir Afriansyah Noor MSi yang mendapat 20 suara.
Dengan terpilihnya Fahri Bachmid sebagai Penjabat Ketua Umum, MDP menyepakati bahwa Muktamar PBB selanjutnya akan diselenggarakan selambat-lambatnya akhir Januari 2025 untuk memilih Ketua Umum definitif.
Proses pergantian kepemimpinan ini berjalan secara demokratis, sah, dan konstitusional dengan menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan kebersamaan.
Perubahan terbatas AD/ART PBB dan terpilihnya Fahri Bachmid sebagai Penjabat Ketua Umum akan dituangkan dalam Akta Notaris dan segera dimohonkan pengesahannya kepada Menteri Hukum dan HAM sesuai ketentuan UU Partai Politik.
Pergantian ini menandai era baru bagi PBB dengan harapan bahwa regenerasi kepemimpinan akan membawa semangat dan visi baru untuk partai dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.
Fahri Bachmid, dengan latar belakang hukum yang kuat, diharapkan dapat membawa PBB menuju pencapaian yang lebih besar di panggung politik nasional.
"Semoga dengan adanya perubahan ini, PBB dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam pembangunan bangsa dan negara," ujar Fahri Bachmid setelah terpilih sebagai Pj Ketua Umum PBB. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









