Sumsel

Pj Gubernur Sumsel Tinjau Langsung Bencana Banjir di OKU

Raphel Aziza | 26 Mei 2024, 18:05 WIB
Pj Gubernur Sumsel Tinjau Langsung Bencana Banjir di OKU

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana, meninjau langsung lokasi banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (25/5/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak bencana banjir.

Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur Agus Fatoni menyerahkan bantuan darurat kepada Pj Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, di Kantor Bupati Pemkab OKU.

Bantuan yang diberikan antara lain 500 paket sembako dari Bank Sumsel, 50 matras, 50 selimut, 100 sabun cair, 34 paket makanan siap saji, dan 50 paket hygiene kit.

Bantuan tambahan juga datang dari berbagai instansi. Dinas Sosial Sumsel menyumbangkan 5 ton beras, kasur, selimut, tenda gulung, serta perlengkapan keluarga dan anak-anak.

Dinas Pertanian TPH Sumsel menyalurkan paket sembako dan beras dari berbagai perusahaan. Dinas Kesehatan Sumsel memberikan peralatan kesehatan dan vitamin, sementara Baznas Sumsel menyediakan dapur umum dan makanan.

Selain itu, Biro Ekonomi Pemprov Sumsel bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan bank untuk memberikan sembako. Jamkrida menyumbangkan mie instan, dan Dinas Ketapang Nak serta Dinas PSDA turut memberikan bantuan sembako, mie, dan beras.

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni berharap bantuan ini dapat membantu korban banjir dalam memulihkan kondisi fisik dan mental mereka.

"Kami berusaha memberikan dukungan yang diperlukan agar warga dapat menghadapi dampak psikologis dari bencana banjir ini," katanya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana menyampaikan bahwa meskipun 221 rumah yang dihuni oleh 262 kepala keluarga terkena dampak banjir, kondisi saat ini sudah mulai membaik dengan air yang mulai surut.

"Sebelumnya Pj Gubernur melalui BPBD Provinsi Sumsel sudah melaksanakan berbagai kegiatan untuk membantu korban yang terdampak. Sebanyak 221 rumah yang dihuni oleh 262 kepala keluarga, terkena dampak banjir. Walaupun demikian, kondisi terakhir mencatat bahwa air sudah mulai surut dan warga sudah memungkinkan kembali ke rumah,” ujar Kalaksa BPBD Sumsel, Sabtu (25/5/2024).

BPBD Sumsel melalui Tim UPTB Trauma Center dan Pelayanan Kesehatan memberikan layanan trauma healing, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan kepada 93 korban banjir.

Keluhan kesehatan yang dominan di antaranya migrain, cephalgia, vertigo, osteoarthritis, reumatik, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, gastritis, dermatitis, dan diare. Layanan trauma healing juga diberikan kepada 22 anak yang terdampak. *

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Raphel Aziza
H
Editor
Hermanto