AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni, didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana, meninjau langsung lokasi banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (25/5/2024).
Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan darurat kepada warga yang terdampak bencana banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Pj Gubernur Agus Fatoni menyerahkan bantuan darurat kepada Pj Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, di Kantor Bupati Pemkab OKU.
Bantuan yang diberikan antara lain 500 paket sembako dari Bank Sumsel, 50 matras, 50 selimut, 100 sabun cair, 34 paket makanan siap saji, dan 50 paket hygiene kit.
Bantuan tambahan juga datang dari berbagai instansi. Dinas Sosial Sumsel menyumbangkan 5 ton beras, kasur, selimut, tenda gulung, serta perlengkapan keluarga dan anak-anak.
Dinas Pertanian TPH Sumsel menyalurkan paket sembako dan beras dari berbagai perusahaan. Dinas Kesehatan Sumsel memberikan peralatan kesehatan dan vitamin, sementara Baznas Sumsel menyediakan dapur umum dan makanan.
Selain itu, Biro Ekonomi Pemprov Sumsel bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan bank untuk memberikan sembako. Jamkrida menyumbangkan mie instan, dan Dinas Ketapang Nak serta Dinas PSDA turut memberikan bantuan sembako, mie, dan beras.
Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni berharap bantuan ini dapat membantu korban banjir dalam memulihkan kondisi fisik dan mental mereka.
"Kami berusaha memberikan dukungan yang diperlukan agar warga dapat menghadapi dampak psikologis dari bencana banjir ini," katanya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana menyampaikan bahwa meskipun 221 rumah yang dihuni oleh 262 kepala keluarga terkena dampak banjir, kondisi saat ini sudah mulai membaik dengan air yang mulai surut.
"Sebelumnya Pj Gubernur melalui BPBD Provinsi Sumsel sudah melaksanakan berbagai kegiatan untuk membantu korban yang terdampak. Sebanyak 221 rumah yang dihuni oleh 262 kepala keluarga, terkena dampak banjir. Walaupun demikian, kondisi terakhir mencatat bahwa air sudah mulai surut dan warga sudah memungkinkan kembali ke rumah,” ujar Kalaksa BPBD Sumsel, Sabtu (25/5/2024).
BPBD Sumsel melalui Tim UPTB Trauma Center dan Pelayanan Kesehatan memberikan layanan trauma healing, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan kepada 93 korban banjir.
Keluhan kesehatan yang dominan di antaranya migrain, cephalgia, vertigo, osteoarthritis, reumatik, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, gastritis, dermatitis, dan diare. Layanan trauma healing juga diberikan kepada 22 anak yang terdampak. *
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BSU Rp900.000 Cair Lagi Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 2Ramalan Zodiak Capricorn Hari Ini: Fokus Karier, Keuangan, dan Hubungan
- 3Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Tambah 1 Medali, Naik Peringkat 15
- 4Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tambah 2 Emas, Indonesia Naik Peringkat 13
- 5Klasemen Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Turun ke Peringkat 14
- 6Ramalan Zodiak Hari Ini 1 Oktober 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer dan Leo
- 7Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Lolos Final Usai Hatam Bangladesh dengan Skor Akhir 9-2
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Tak Bergerak, Cek Rincian Terbarunya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu






