Stok ARV di Palembang Aman hingga Lebaran, Dinkes Pastikan Layanan HIV Tetap Berjalan

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang memastikan ketersediaan obat Antiretroviral (ARV) bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) berada dalam kondisi aman dan mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. Kepastian ini menjadi angin segar di tengah masih tingginya temuan kasus HIV di ibu kota Sumatera Selatan sepanjang 2025.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, menegaskan bahwa keberlangsungan terapi ARV menjadi prioritas utama pemerintah daerah guna menjaga kualitas hidup penderita HIV agar tetap stabil dan produktif.
“Stok ARV kami aman. Berdasarkan perhitungan, ketersediaan obat ini mencukupi hingga April 2026 atau setelah Lebaran,” kata Yudhi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).
ARV berperan penting dalam menekan perkembangan virus HIV di dalam tubuh sehingga penderita tidak masuk ke fase AIDS. Dengan konsumsi obat secara rutin, ODHA dapat menjalani aktivitas normal layaknya masyarakat pada umumnya.
Sepanjang 2025, Dinkes Palembang mencatat sebanyak 451 kasus HIV. Temuan ini didominasi kelompok usia produktif 20–40 tahun. Berbeda dengan tren beberapa tahun lalu, jalur penularan kini tidak lagi didominasi penggunaan jarum suntik narkoba, melainkan perilaku seksual berisiko.
Baca Juga: Modus Minta Antar dan Belikan Nasi, Pria di Palembang Bawa Kabur Motor
“Penularan melalui jarum suntik sudah menurun tajam. Sekarang yang menonjol justru lewat hubungan seksual berisiko, terutama pada kelompok laki-laki seks laki-laki,” ungkap Yudhi.
Menurutnya, perubahan pola konsumsi narkoba dari heroin suntik ke sabu yang digunakan dengan cara dihirup turut berkontribusi menurunnya penularan HIV lewat jarum suntik. Seiring dengan itu, layanan program jarum suntik steril di Palembang juga telah dihentikan.
Untuk menekan laju kasus baru, Dinkes Palembang memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Program ini salah satunya dilakukan saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Prinsip pencegahan tetap mengacu pada ABC. A tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah, B setia pada pasangan, dan C kami fokuskan pada konseling serta penyuluhan agar remaja menjauhi perilaku berisiko,” jelasnya.
Selain itu, Dinkes Palembang menjamin kerahasiaan identitas warga yang ingin melakukan tes HIV secara sukarela. Layanan tes tersedia di 42 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota.
“HIV bukan aib dan bukan vonis mati. Dengan deteksi dini, pengobatan teratur, dan pola hidup sehat, penyakit ini bisa dikendalikan,” pungkas Yudhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







