Sumsel

OKI Terima Alokasi Bantuan Pembangunan Terbesar dari Pemprov Sumsel, Total Anggaran Mencapai Rp 371 Miliar

Maman Suparman | 13 Desember 2025, 18:17 WIB
OKI Terima Alokasi Bantuan Pembangunan Terbesar dari Pemprov Sumsel, Total Anggaran Mencapai Rp 371 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, memastikan bahwa Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun ini menerima alokasi bantuan pembangunan terbesar dari Pemerintah Provinsi Sumsel, dengan total anggaran mencapai Rp 371 miliar.

Anggaran yang besar ini, dialokasikan untuk berbagai sektor, meliputi infrastruktur, pertanian, dan pembangunan jembatan.

Herman Deru menegaskan bahwa alokasi besar untuk OKI ini merupakan bukti komitmen Pemprov dalam melaksanakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Baca Juga: Ibu di Musi Rawas Jadi Korban Penjambretan, Gelang Emas 10 Gram Raib

Ia bahkan menyebut bahwa bantuan yang diberikan kepada OKI lebih besar dibandingkan alokasi untuk desa asalnya sendiri.

"Tahun ini anggaran paling besar diberikan Pemprov bukan ke dusun saya, tapi ke Kabupaten OKI," ujar Gubernur.

Salah satu fokus pembangunan adalah perbaikan infrastruktur jalan. Gubernur menyoroti kemajuan pada jalan penghubung Mesuji-Pampangan, yang kini kondisinya jauh lebih baik. Dari 15 kilometer yang menjadi prioritas, hanya tersisa satu kilometer yang belum selesai dan dipastikan akan segera dituntaskan.

Selain jalan, Pemprov bersama Pemkab OKI juga merancang pembangunan jembatan gantung di Desa Benawa. Jembatan ini ditujukan untuk menggantikan akses warga yang selama ini bergantung pada perahu kecil untuk menuju lahan pertanian mereka.

Di sektor pertanian, Herman Deru menekankan pentingnya menindaklanjuti program cetak sawah dengan aktivitas penanaman yang masif.

"Tidak ada gunanya dicetak kalau tidak ditanami," katanya.

Ia juga menyampaikan capaian sektor pertanian Sumsel, di mana produksi beras telah meningkat dari 2,9 juta ton menjadi 3,6 juta ton, menegaskan bahwa Sumsel memiliki ketahanan pangan yang kuat.

Ia mengingatkan masyarakat untuk aktif dalam menjaga fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun.

Ia menekankan pentingnya gotong royong serta meminta warga untuk turut mengawasi dan menegur jika ada kendaraan berat yang melebihi kapasitas melintas di jalan desa, demi mencegah kerusakan dini dan memastikan manfaat ekonomi pembangunan dapat bertahan lama.

Ia juga berharap agar aspirasi dari kepala desa dan camat terus mengalir melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku, untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia