Sumsel

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Fuso Hantam Median dan Tiang Lampu Jalan di Harun Sohar Palembang

Maman Suparman | 24 November 2025, 16:02 WIB
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Fuso Hantam Median dan Tiang Lampu Jalan di Harun Sohar Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Kecelakaan tunggal melibatkan truk fuso terjadi di Jalan Letjen Harun Sohar, Kecamatan Sukarami, Palembang, Senin (24/11/2025) pagi.

Truk dengan nomor polisi B 9306 NP itu naik ke median jalan dan menghantam tiang lampu hingga bagian depan kendaraan ringsek parah.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Truk yang melaju dari arah Fly Over simpang Bandara menuju Asrama Haji itu tiba-tiba oleng dan tidak terkendali. Kabin truk terlihat nyaris terlepas dari baknya, sementara roda kanan depan terangkat ke atas median jalan.

Peristiwa tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama menuju Asrama Haji tersendat cukup lama, karena posisi truk menutup sebagian badan jalan.

Sopir truk yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, saat kejadian dirinya melaju dengan kecepatan sedang.

Namun tiba-tiba kabin truk terasa turun dan kendaraan tidak bisa ia kendalikan hingga naik ke median jalan dan menabrak tiang lampu.

Baca Juga: Status Siaga Banjir dan Longsor Segera Naik, BPBD Sumsel Minta Daerah Tak Menunggu Bencana Datang

“Kejadiannya sekitar pukul setengah 10. Kabin tiba-tiba turun lalu menghantam tiang listrik,” ujarnya singkat.

Koordinator Evakuasi Dinas Perhubungan Kota Palembang, Hendrarto, menyebutkan truk dalam kondisi kosong saat melintas di lokasi kejadian. Dari dugaan awal, sopir tidak sepenuhnya fokus saat mengemudi dan diduga mengantuk.

“Truk melaju dari simpang Flyover Bandara menuju Asrama Haji. Tiba-tiba naik ke median dan menabrak tiang lampu jalan. Kemungkinan sopir mengantuk atau lupa menguasai kendaraan,” jelasnya.

Evakuasi truk berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan tersangkut di median jalan dan tiang lampu.

Petugas Dishub bersama Satlantas Polrestabes Palembang mendatangkan kendaraan derek untuk menarik truk hingga badan jalan kembali normal sekitar pukul 12.00 WIB.

“Kendala utama adalah kemacetan dan posisi kendaraan yang sulit ditarik. Tapi Alhamdulillah sudah berhasil dievakuasi,” tambah Hendrarto.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia