Sumsel

Polrestabes Palembang Tegaskan Isu Penculikan Anak Viral di Media Sosial Adalah Hoaks

Maman Suparman | 29 Oktober 2025, 14:52 WIB
Polrestabes Palembang Tegaskan Isu Penculikan Anak Viral di Media Sosial Adalah Hoaks

AKURAT.CO SUMSEL Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang memastikan bahwa kabar penculikan anak yang beredar melalui pesan WhatsApp dan video viral di media sosial Instagram tidak benar alias hoaks.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menegaskan, setelah dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Polsek Ilir Timur I, tidak ditemukan adanya peristiwa penculikan seperti yang disebut dalam pesan berantai tersebut.

“Tidak ada peristiwa itu, dan informasi yang beredar tidak benar. Itu hoaks,” tegas Harryo, Rabu (29/10/2025).

Harryo menjelaskan, dalam video yang beredar disebutkan ada seorang anak yang menjadi korban penculikan dan ditemukan meninggal di dalam karung dengan kondisi mengenaskan. Setelah ditelusuri, narasi tersebut sepenuhnya tidak sesuai fakta.

“Adanya informasi itu kami tindaklanjuti, kami cari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tapi setelah dicek, tidak ada kejadian seperti itu di Palembang,” katanya.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Isu Penculikan Anak di Palembang Hoaks, Warga Diminta Tak Panik

Menurut Harryo, pesan suara yang menyebar di WhatsApp ternyata dibuat oleh seorang warga Palembang. Pesan itu awalnya bersumber dari cerita yang didengar oleh pembuat voice note tersebut dari keponakannya sepulang sekolah.

“Voice note itu dibuat secara spontan, bahkan awalnya hanya bercanda. Namun setelah menyebar, malah membuat warga panik,” ungkapnya.

Kapolrestabes mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi di media sosial, baik melalui grup WhatsApp maupun akun Instagram komunitas.

“Jangan terbiasa membuat atau menyebarkan berita yang belum tentu benar. Hal seperti ini bisa menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, situasi Kota Palembang hingga saat ini aman dan kondusif. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum terverifikasi.

“Kami imbau agar warga tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya,” tutup Harryo. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia