Sumsel

Empat Daerah di Sumsel Akan Punya Tempat Buat Paspor, Tak Perlu Lagi ke Palembang

Maman Suparman | 13 Oktober 2025, 20:00 WIB
Empat Daerah di Sumsel Akan Punya Tempat Buat Paspor, Tak Perlu Lagi ke Palembang

AKURAT.CO SUMSEL  Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) berencana membuka empat kantor pelayanan imigrasi baru di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen keimigrasian.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Imipas Agus Andrianto saat meninjau pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palembang, Senin (13/10/2025).

“Rencana pengembangan ini untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan keimigrasian tanpa harus datang ke kota besar,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, peningkatan kebutuhan layanan imigrasi terlihat dari capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor Imigrasi Palembang yang telah melampaui 200 persen dari target tahunan.

Baca Juga: Pelatih Sriwijaya FC Dinonaktifkan, Manajemen Geram Soal Uji Coba Tanpa Izin di Lampung

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan keimigrasian, terutama dalam pengurusan paspor.

“Angka ini membuktikan tingginya kebutuhan masyarakat. Pemerintah akan memperluas akses pelayanan agar warga tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mengurus dokumen,” jelasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza, menuturkan bahwa empat daerah yang akan menjadi prioritas pembukaan kantor baru yakni Musi Banyuasin (Muba), Prabumulih, Ogan Komering Ilir (OKI), dan Ogan Ilir (OI).

“Yang pertama di Muba sudah ada unit kerja keimigrasian yang akan ditingkatkan menjadi kantor pelayanan penuh. Tiga daerah lainnya akan dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan,” kata Khairil.

Khairil menambahkan, sejak dibukanya kembali penerbangan internasional melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, jumlah pemohon paspor terus meningkat signifikan.

“Saat ini rata-rata pemohon paspor mencapai 180 hingga 200 orang per hari, meningkat dari sebelumnya sekitar 150 orang per hari,” ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia