Sumsel

Rumah Nenek Hawati di Palembang Ludes Terbakar, Diduga Api Bermula dari Atap Seng

Maman Suparman | 21 Juni 2025, 16:41 WIB
Rumah Nenek Hawati di Palembang Ludes Terbakar, Diduga Api Bermula dari Atap Seng

AKURAT.CO SUMSEL Suasana pagi di Jalan Siaran, Lorong Pelita, Kecamatan Sako, Palembang mendadak berubah mencekam setelah kobaran api melahap habis sebuah rumah kayu milik seorang nenek bernama Hawati (62), Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat Hawati sedang berada sendirian di dalam rumah, sementara sang cucu, yang masih duduk di bangku sekolah, tengah mengikuti pelajaran.

Hawati mengaku awalnya melihat asap tebal mengepul dari atap seng rumahnya sebelum akhirnya api dengan cepat menyambar seluruh bangunan kayu yang ditempatinya.

"Saya lihat asap dari atap, tidak lama langsung membesar. Saya panik, langsung teriak minta tolong," ujar Hawati saat ditemui usai kejadian, dengan wajah masih terlihat syok.

Teriakan Hawati didengar para tetangga yang segera berlari ke lokasi dan mencoba membantu. Beberapa saat kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Baca Juga: Hotspot Naik Tajam di Sumsel, Mura Tertinggi, Palembang Masih Nihil Titik Panas

Proses pemadaman berlangsung selama hampir satu jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan.

Kanit Reskrim Polsek Sako, AKP Apriansyah, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, warga setempat berjibaku membantu menyelamatkan Hawati sebelum api semakin membesar.

"Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan. Namun rumah berikut seluruh isinya, termasuk surat berharga, hangus terbakar," jelas AKP Apriansyah.

Untuk penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Dugaan sementara api berasal dari bagian atap, namun belum dapat dipastikan apakah dipicu oleh korsleting listrik atau penyebab lainnya.

"Masih dalam penyelidikan. Kita belum bisa menyimpulkan sumber api," tambahnya.

Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta. Hawati kini harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan dan hasil penyelidikan lebih lanjut. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia