Sumsel

Perjuangan Warga Pinggir Sungai Musi Palembang Lewati Banjir Menuju TPS

Deni Hermawan | 13 Februari 2024, 15:26 WIB
Perjuangan Warga Pinggir Sungai Musi Palembang Lewati Banjir Menuju TPS

AKURAT.CO SUMSEL Air pasang di Sungai Musi masih terjadi hingga kini. Setidaknya, sudah hampir sebulan warga yang tinggal di dekat aliran sungai terbesar di Kota Palembang ini mengalami kebanjiran.

Banyak warga yang tinggal di wilayah tersebut merasa pasrah menghadapi situasi ini.

Mereka merasa tidak memiliki banyak pilihan. Banjir ini terjadi dari pagi hingga siang dan sore, mencapai ketinggian hingga betis orang dewasa.

Baca Juga: Potensi Banjir Ancam Pemilu, KPU Lakukan Pemetaan Ratusan TPS di Palembang

Salah satu warga Lorong Mataram Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Hyat mengatakan air mulai naik sejak pukul 08.00 WIB.

 "Hampir tiap hari banjir di wilayah ini karena air pasang dari Sungai Musi. Akses jalan di Lorong Mataram juga tidak pernah kering, paling rendah semata kaki. Tapi ketika sungai pasang, naik sebetis orang dewasa," ujarnya, Selasa (13/2/2024).

Untuk menyelamatkan barang-barang elektronik mereka seperti kulkas, mesin cuci, dan dispenser, sebagian warga terpaksa meletakkannya di atas tumpukan batu bata agar tidak terkena air pasang.

Selain itu, aktivitas sehari-hari juga terganggu oleh situasi ini. Hal ini dikarenakan akses jalan mereka akan tertutup oleh air pasang. Bahkan, untuk pulang ke rumah mereka terkadang harus menunggu hingga malam hari atau memilih untuk tetap di luar rumah.

Hyat juga menyebutkan, bahwa untuk menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) besok, mereka harus melalui banjir yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat tinggalnya. 

Situasi ini tentu menambah kesulitan bagi warga dalam menjalankan hak suara mereka dalam Pemilu 2024. (kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A