Sumsel

Gagal Nikah Karena Mahar, Calon Pengantin Gelapkan Motor Calon Pembeli, Ditangkap Jatanras Polda Sumsel

Maman Suparman | 9 Desember 2025, 12:15 WIB
Gagal Nikah Karena Mahar, Calon Pengantin Gelapkan Motor Calon Pembeli, Ditangkap Jatanras Polda Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Tekanan untuk memenuhi mahar pernikahan membawa Renaldi (47), seorang pria asal Sumatera Barat, ke jeruji besi. Renaldi diciduk oleh Subdit III Jatanras Polda Sumsel setelah nekat membawa kabur sepeda motor milik Nopri Romadon (24), seorang pemuda asal Banyuasin.

Aksi penggelapan ini berawal saat korban, Nopri, menawarkan sepeda motor Yamaha N-Max miliknya melalui akun media sosial Facebook. Renaldi, yang mengaku tertarik, kemudian mengajak Nopri untuk bertemu di Palembang.

"Kami janjian bertemu di sekitar pasar Palimo (KM 5). Lalu diajaknya makan dulu," ujar Nopri, korban, saat memberikan keterangan, Senin (8/12/2025).

Nopri menjelaskan, saat itu ia meletakkan STNK dan BPKB di dalam jok motor. Pelaku, yang mengaku sebagai calon pembeli, kemudian meminta izin untuk melakukan uji coba (test drive).

"Saat pelaku tes drive, dia langsung kabur," tambah Nopri.

Baca Juga: Kronologi Kebakaran 28 Rumah Adat di Sumba Barat yang Sebabkan 139 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Jejak pelaku diketahui setelah Renaldi menjual motor curian tersebut ke salah satu showroom. Setelah menerima laporan dari korban, Tim Jatanras Polda Sumsel segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada Kamis (4/12/2025) di wilayah Palembang.

Di hadapan petugas, Renaldi yang bekerja sebagai buruh serabutan di Betung, Banyuasin, mengakui perbuatannya. Ia mengaku terdesak kebutuhan uang untuk membeli perhiasan mahar, menjelang pernikahannya yang sedianya dilaksanakan pada 14 Desember 2025.

"Saya jual ke showroom motor dapat Rp 19,5 juta. Suratnya lengkap, saya ngakunya waktu itu butuh untuk keperluan anak," kata Renaldi. "Terpaksa saya lakukan itu untuk beli emas mahar untuk menikah."

Renaldi, yang berstatus duda anak satu dan mengenal calon istrinya, K (53), dari media sosial selama lima bulan, kini harus menerima kenyataan pahit. Ia menyebut pernikahannya telah dibatalkan.

"Sudah dikembalikan maharnya, tadi pihak perempuannya ke sini. Dengan kejadian ini pernikahan saya dibatalkan," ungkapnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia