Sumsel

Menkes Tegaskan Super Flu Bukan Virus Baru, Ini Penjelasan Lengkapnya

Maman Suparman | 8 Januari 2026, 12:00 WIB
Menkes Tegaskan Super Flu Bukan Virus Baru, Ini Penjelasan Lengkapnya

AKURAT.CO SUMSEL Fenomena yang disebut sebagai “super flu” belakangan menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di ruang publik.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa super flu bukanlah virus baru, melainkan varian dari virus influenza yang sudah lama dikenal.

Budi menjelaskan, super flu merupakan bagian dari Influenza Tipe A dengan kode H3N2. Virus ini telah ada sejak puluhan tahun lalu, namun kini muncul dalam varian atau sub-clade baru yang menyebabkan peningkatan kasus flu di sejumlah wilayah.

“Ini sebenarnya virus H3N2 atau Influenza A. Virus ini sudah lama ada, bukan virus baru seperti COVID-19. Sekarang hanya muncul varian baru,” ujar Budi saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Menurutnya, karakteristik varian ini memiliki tingkat penularan yang cukup cepat. Meski demikian, tingkat keparahan dan risiko kematiannya tergolong rendah dibandingkan penyakit menular lain yang sempat mewabah sebelumnya.

Baca Juga: Tegaskan Pemerintahan Bersih, Presiden Prabowo: Banyak yang Mau Nyogok, Saya Tidak Ikut

Karena itu, Budi mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bersikap rasional dalam menyikapi informasi yang beredar. Ia juga menegaskan bahwa super flu tidak bisa disamakan dengan varian Delta COVID-19 yang pernah menimbulkan dampak fatal pada masa pandemi.

“Kita harus waspada, tapi tidak perlu panik. Ini seperti flu biasa, bukan seperti COVID-19 varian Delta yang dulu sangat mematikan,” tegasnya.

Untuk menekan risiko penularan, Kementerian Kesehatan mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan utama. Upaya tersebut meliputi konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta rutin berolahraga guna menjaga daya tahan tubuh.

Selain itu, penggunaan masker dianjurkan terutama saat berada di lingkungan dengan banyak orang yang sedang sakit. Menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan juga dinilai efektif dalam memutus rantai penularan.

“Kalau imunitas tubuh kita baik, ketika virus masuk apalagi virusnya tidak terlalu ganas—tubuh bisa melawan dan kita bisa sembuh,” pungkas Budi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia