Sumsel

Program “Laskar Pandu Satria” Tuai Apresiasi Orang Tua Siswa, Dinilai Efektif Tempa Karakter Pelajar Sumsel

Maman Suparman | 2 Juli 2025, 15:07 WIB
Program “Laskar Pandu Satria” Tuai Apresiasi Orang Tua Siswa, Dinilai Efektif Tempa Karakter Pelajar Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Program Pendidikan Karakter “Laskar Pandu Satria” yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mendapat sambutan hangat dari para orang tua siswa.

Kegiatan retret yang diikuti oleh pelajar SMA/SMK se-Sumsel ini dinilai berhasil menanamkan disiplin dan semangat positif selama masa liburan sekolah.

Salah satu orang tua siswa, Basri, ayah dari Arya Pramana – siswa SMK Negeri 2 Palembang – mengungkapkan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru atas terselenggaranya program ini. Ia mengaku melihat perubahan nyata pada kebiasaan anaknya setelah mengikuti kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus, Palembang.

“Biasanya saat libur anak saya bangun siang, malam nongkrong. Tapi setelah ikut retret, dia malah bangun pagi dan semangat,” ujar Basri, Rabu (2/7/2025).

Menurut Basri, fasilitas yang disediakan sangat mendukung kenyamanan peserta sekaligus menjadi ruang positif untuk pembentukan karakter.

“Tempatnya bagus, makannya teratur, suasananya mendidik. Ini seperti karantina yang sangat bermanfaat,” tambahnya.

Basri juga menegaskan bahwa keikutsertaan anaknya dalam program ini bukan karena paksaan, melainkan hasil keputusan bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa.

“Pihak sekolah hanya menawarkan, kami langsung setuju. Anak juga antusias karena bertepatan dengan libur sekolah,” jelasnya.

Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya menyebutkan bahwa “Laskar Pandu Satria” adalah bentuk nyata komitmen Pemprov Sumsel dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Program ini bukan sekadar pengisi liburan. Ini sarana menempa karakter, menanamkan kedisiplinan, serta membangun semangat juang generasi muda Sumsel,” tegas Herman Deru.

Ia menambahkan, para peserta dipilih melalui koordinasi antara guru BK dan orang tua, khususnya mereka yang membutuhkan penguatan karakter.

“Ini bukan hukuman. Ini adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan menemukan potensi terbaik mereka,” lanjutnya.

Sebagai Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, Herman Deru juga memastikan dukungan penuh melalui pendekatan edukatif yang melibatkan TNI, Polri, serta instansi terkait.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Sumsel Zulkarnain mengatakan, kegiatan retret ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 1 hingga 10 Juli 2025. Peserta akan mendapatkan materi pembinaan seperti disiplin, motivasi, wawasan kebangsaan, dan kerja sama tim.

“Ini bukan tentang angka kenakalan remaja, tapi tentang kualitas manusia muda yang berkarakter,” ujar Zulkarnain.

Sebanyak 100 pelajar dari enam kabupaten/kota terlibat dalam program ini, terdiri dari 68 siswa asal Palembang, 13 dari Banyuasin, serta sisanya dari OKI, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Prabumulih.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia