Sumsel

AC Tidak Dingin? Ini 7 Cara Membersihkan AC di Rumah agar Kembali Sejuk

Kurnia | 19 Oktober 2026, 12:00 WIB
AC Tidak Dingin? Ini 7 Cara Membersihkan AC di Rumah agar Kembali Sejuk
AC

AKURAT.CO SUMSEL AC yang tidak lagi terasa dingin bisa membuat suasana rumah menjadi gerah, terutama saat cuaca panas.

Kondisi ini tidak selalu menandakan kerusakan serius. Salah satu penyebab yang cukup umum adalah penumpukan debu dan kotoran pada bagian AC.

Sebelum memutuskan memanggil teknisi, ada beberapa langkah perawatan sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Membersihkan AC secara rutin dapat membantu menjaga aliran udara, mempertahankan kinerja pendinginan, serta mengurangi penumpukan debu pada komponen tertentu.

Meski begitu, tidak semua gangguan AC dapat diatasi dengan membersihkannya. Jika AC tetap tidak dingin setelah dibersihkan, kemungkinan terdapat masalah lain yang memerlukan pemeriksaan teknisi.

Lantas, bagaimana cara membersihkan AC di rumah dengan benar? Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Pre Order iPhone Duo Ludes dalam Hitungan Detik, Pengiriman Mundur Sampai Tahun Depan

Penyebab AC Tidak Dingin

Sebelum membersihkan AC, penting untuk mengetahui beberapa penyebab yang dapat mengurangi kinerja pendinginan.

Salah satunya adalah filter udara yang kotor. Debu yang menumpuk pada filter dapat menghambat aliran udara sehingga AC tidak bekerja secara optimal.

Selain itu, kotoran pada evaporator dan kondensor juga bisa mengganggu proses pertukaran panas. Saluran pembuangan air yang tersumbat dapat menyebabkan air menetes dari unit indoor.

Namun, AC yang tidak dingin juga bisa disebabkan oleh pengaturan suhu yang kurang tepat, kebocoran refrigeran, atau gangguan pada komponen tertentu. Masalah tersebut membutuhkan penanganan berbeda dan tidak cukup diselesaikan dengan membersihkan filter.

7 Cara Membersihkan AC di Rumah

Berikut beberapa langkah perawatan AC yang bisa dilakukan secara mandiri untuk menjaga kebersihan dan membantu mempertahankan kinerjanya.

1. Matikan AC dan Putuskan Aliran Listrik

Langkah pertama adalah mematikan AC dan memutus aliran listrik sebelum membuka penutup atau membersihkan bagian dalamnya.

Pastikan unit benar-benar tidak mendapat aliran listrik. Jika tidak yakin cara mengisolasi sumber listrik dengan aman, jangan membuka unit dan mintalah bantuan teknisi.

Hindari menyentuh kabel, papan sirkuit, atau komponen kelistrikan dengan tangan basah. Keselamatan harus menjadi prioritas sebelum melakukan perawatan.

2. Buka Penutup dan Lepaskan Filter Udara

Setelah memastikan listrik terputus, buka penutup unit indoor sesuai petunjuk pada buku manual AC.

Filter udara biasanya berada di balik penutup tersebut. Lepaskan secara perlahan agar tidak patah atau rusak.

Periksa kondisi filter. Jika permukaannya dipenuhi debu, segera bersihkan agar aliran udara tidak terhambat.

3. Bersihkan Filter dengan Benar

Filter yang kotor dapat dibersihkan menggunakan vacuum cleaner atau sikat lembut untuk mengangkat debu.

Jika jenis filter memungkinkan untuk dicuci, bilas menggunakan air bersih sesuai petunjuk produsen. Hindari penggunaan bahan kimia keras yang berpotensi merusak material filter.

Setelah dicuci, keringkan filter sepenuhnya di tempat teduh sebelum dipasang kembali. Jangan memasang filter yang masih basah karena dapat menimbulkan masalah kelembapan dan bau.

Pembersihan filter sebaiknya dilakukan secara berkala. Frekuensinya dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan, intensitas penggunaan AC, dan rekomendasi produsen.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Dorong Penanganan Karhutla Berlanjut, Jarak Pandang Palembang Meningkat Jadi 2,8 Km

4. Bersihkan Evaporator dari Debu

Evaporator merupakan bagian unit indoor yang berperan dalam proses pendinginan udara. Debu yang menumpuk pada permukaannya dapat mengganggu pertukaran panas.

Untuk perawatan ringan, bersihkan debu yang mudah dijangkau menggunakan kuas lembut atau alat pembersih yang direkomendasikan produsen.

Jika menggunakan cairan pembersih khusus evaporator, pastikan produk tersebut sesuai dengan jenis AC dan ikuti petunjuk pemakaiannya. Hindari menyemprotkan cairan ke komponen elektronik atau bagian yang tidak dirancang terkena cairan.

Jangan menggunakan air bertekanan tinggi atau membongkar komponen internal jika tidak memiliki keahlian yang diperlukan. Untuk evaporator yang sangat kotor, sebaiknya gunakan jasa teknisi.

5. Periksa Saluran Pembuangan Air

AC menghasilkan air kondensasi yang dialirkan keluar melalui saluran pembuangan. Jika saluran tersumbat, air dapat menetes atau merembes dari unit indoor.

Periksa apakah terdapat tanda-tanda kebocoran air di sekitar AC. Pembersihan ringan dapat dilakukan jika bagian saluran mudah dijangkau dan prosedurnya sesuai dengan petunjuk produsen.

Hindari memasukkan kawat atau benda tajam sembarangan karena dapat merusak saluran. Jika sumbatan sulit dijangkau atau kebocoran terus terjadi, mintalah bantuan teknisi.

6. Bersihkan Unit Outdoor

Unit outdoor berfungsi membuang panas dari sistem pendingin. Debu, daun, dan kotoran yang menumpuk di sekitarnya dapat menghambat aliran udara.

Bersihkan daun atau kotoran yang mudah dijangkau ketika unit sudah dimatikan dan aliran listrik telah diisolasi dengan aman.

Pastikan area di sekitar unit tidak tertutup benda yang menghalangi sirkulasi udara. Jangan membuka kompartemen kelistrikan atau menyemprotkan air langsung ke bagian elektronik.

Sirip kondensor juga mudah bengkok. Karena itu, hindari menyikat atau menyemprot bagian tersebut dengan tekanan tinggi.

7. Pasang Kembali Filter dan Periksa Kinerja AC

Setelah proses pembersihan selesai, pastikan filter benar-benar kering dan seluruh bagian yang dibuka telah dipasang kembali dengan benar.

Nyalakan AC sesuai prosedur penggunaan, lalu periksa apakah aliran udara terasa lebih lancar dan suhu ruangan mulai turun.

Jika AC masih tidak dingin, mengeluarkan suara tidak biasa, menimbulkan bau menyengat, atau mengalami kebocoran air, matikan unit jika diperlukan dan hubungi teknisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Jangan mencoba mengisi refrigeran sendiri karena proses tersebut memerlukan peralatan dan penanganan yang sesuai.

Tips Merawat AC agar Tetap Dingin dan Hemat Listrik

Selain membersihkan AC, ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga kinerjanya.

  • Bersihkan filter secara berkala. Periksa filter setiap beberapa minggu dan bersihkan sesuai tingkat kekotoran serta petunjuk produsen.

  • Jaga sirkulasi udara. Pastikan bagian indoor dan outdoor tidak terhalang benda yang menghambat aliran udara.

  • Tutup pintu dan jendela saat AC digunakan. Langkah ini membantu mengurangi masuknya udara panas dari luar.

  • Atur suhu secara wajar. Pilih suhu yang nyaman sesuai kebutuhan, bukan terus-menerus mengatur AC pada suhu terendah.

  • Perhatikan tanda gangguan. AC yang terus-menerus tidak dingin, berisik, atau mengeluarkan air perlu diperiksa lebih lanjut.

  • Jadwalkan servis sesuai kebutuhan. Pembersihan profesional dapat diperlukan ketika komponen internal kotor atau kinerja AC menurun. Waktu servis bergantung pada kondisi unit, lingkungan, dan rekomendasi produsen.

Kapan AC Harus Diservis Teknisi?

Membersihkan filter dan menjaga kebersihan unit merupakan bagian dari perawatan rutin. Namun, ada kondisi tertentu yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam.

Hubungi teknisi jika AC tetap tidak dingin setelah filter dibersihkan, muncul kebocoran air berulang, terdapat suara yang tidak biasa, atau unit mengalami gangguan kelistrikan.

AC yang kekurangan refrigeran akibat kebocoran juga memerlukan pemeriksaan dan perbaikan sumber kebocorannya. Menambahkan refrigeran tanpa mengetahui penyebab masalah bukan solusi yang tepat.

Baca Juga: BMKG Prediksi 9 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Siang Ini

Dengan perawatan yang benar, kebersihan AC dapat lebih terjaga dan risiko gangguan akibat penumpukan kotoran bisa dikurangi.

Namun, jika masalah pendinginan berasal dari kerusakan komponen, pemeriksaan profesional tetap diperlukan agar AC dapat berfungsi dengan baik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia