Sumsel

4 Perabot Rumah yang Lebih Untung Dibeli Bekas daripada Baru

Kurnia | 5 September 2026, 10:00 WIB
4 Perabot Rumah yang Lebih Untung Dibeli Bekas daripada Baru
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Harga perabotan rumah tangga yang cukup mahal membuat sebagian orang memilih membeli barang bekas.

Selain lebih terjangkau, sejumlah perabot masih memiliki kondisi yang baik meski sebelumnya sudah pernah digunakan.

Barang bekas tidak selalu berarti memiliki kualitas rendah. Ada pemilik yang menjual perabot karena ingin mengganti suasana rumah, menyesuaikan dengan desain interior baru, atau memang sudah tidak membutuhkan barang tersebut.

Pasar loak pun dapat menjadi tempat berburu perabot dengan harga lebih murah. Namun, pembeli tetap perlu memeriksa kondisi barang sebelum membelinya.

Dikutip dari Better Homes & Gardens, ada sejumlah perabot yang justru menarik untuk dicari di pasar barang bekas.

1. Perabot Kayu

Perabot berbahan kayu menjadi salah satu barang yang layak dipertimbangkan saat berburu barang bekas. Material kayu dikenal cukup awet dan dapat digunakan dalam berbagai gaya interior.

Baca Juga: Fakta Menarik Film Munafik Melawan Iblis: Sulit Temukan Pemeran Ustaz, Syuting Berhenti Tiap Azan

Beberapa jenis kayu seperti oak, walnut, dan mahoni juga memiliki daya tahan yang baik. Karena itu, perabot lama dengan material tersebut masih bisa digunakan dalam jangka panjang jika kondisinya terawat.

Sebelum membeli, periksa seluruh bagian perabot. Untuk kursi atau sofa, sebaiknya perhatikan bagian yang menggunakan kain dan busa karena lebih rentan mengalami kerusakan.

2. Cermin

Cermin juga menjadi salah satu barang yang cukup mudah ditemukan di pasar barang bekas. Selain berfungsi untuk berkaca, cermin dapat memberikan kesan ruangan yang lebih luas.

Kondisi bingkai menjadi bagian penting yang perlu diperiksa. Pilih bingkai yang sesuai dengan konsep interior rumah, baik yang terbuat dari kayu, logam, maupun material lainnya.

Pembeli juga perlu mengecek bagian belakang cermin. Pastikan tidak terdapat tanda kelembapan, jamur, atau kerusakan. Jangan lupa memastikan bingkai masih kokoh sehingga cermin aman digunakan.

3. Lampu Hias

Lampu hias bekas dapat menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin menambah elemen dekorasi tanpa mengeluarkan biaya besar.

Pasar barang bekas sering menawarkan lampu dengan desain yang unik dan tidak mudah ditemukan di toko modern. Beberapa di antaranya juga menggunakan material seperti tembaga, kaca, atau kuningan.

Meski begitu, bagian kelistrikan harus menjadi perhatian utama. Periksa kabel, sambungan, dan kondisi lampu sebelum membeli. Kabel yang sudah rusak atau terkelupas sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan risiko keselamatan.

4. Karya Seni dan Dekorasi Dinding

Pasar barang bekas juga bisa menjadi tempat mencari dekorasi dinding. Lukisan, poster, hingga berbagai benda antik dapat ditemukan dengan harga yang relatif lebih terjangkau.

Barang-barang tersebut dapat digunakan untuk mempercantik ruangan sekaligus memberikan karakter yang berbeda pada interior rumah.

Sebelum membeli, perhatikan kondisi fisik dan sesuaikan desainnya dengan ruangan. Untuk benda antik, pembeli juga sebaiknya memastikan tidak ada kerusakan serius yang dapat mengurangi fungsi atau nilai dekorasinya.

Membeli perabot bekas memang bisa menjadi alternatif untuk menghemat biaya.

Namun, kondisi barang tetap perlu diperiksa secara menyeluruh agar harga murah tidak berujung pada pengeluaran tambahan untuk perbaikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia