Sumsel

5 Makanan yang Aman bagi Penderita Diabetes

Kurnia | 26 Agustus 2026, 10:00 WIB
5 Makanan yang Aman bagi Penderita Diabetes
Ilustrasi

AKURAT.CO SUMSEL Memilih makanan menjadi bagian penting dalam membantu penderita diabetes menjaga kadar gula darah.

Bukan berarti penderita diabetes harus menghindari seluruh makanan yang mengandung karbohidrat, tetapi perlu memperhatikan jenis, kualitas, porsi, serta kandungan seratnya.

American Diabetes Association (ADA) dalam Standards of Care in Diabetes—2026 merekomendasikan pola makan yang menekankan sayuran non-tepung, kacang-kacangan, buah utuh, biji-bijian utuh, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta sumber protein yang lebih sehat.

Berikut lima pilihan makanan yang relatif aman dan dapat menjadi bagian dari pola makan penderita diabetes.

1. Sayuran hijau

Sayuran non-tepung seperti bayam, brokoli, sawi, kangkung dan selada dapat menjadi pilihan makanan sehari-hari.

Sayuran jenis ini umumnya kaya serat dan memiliki kandungan karbohidrat yang relatif rendah.

ADA secara khusus menganjurkan konsumsi sayuran non-tepung, terutama sayuran berwarna hijau tua, merah dan oranye sebagai bagian dari pola makan untuk penderita diabetes.

Agar lebih sehat, sayuran sebaiknya diolah dengan cara direbus, dikukus atau ditumis menggunakan sedikit minyak, bukan digoreng dengan banyak minyak.

2. Kacang-kacangan

Kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, lentil dan buncis termasuk kelompok legum yang dapat menjadi sumber serat dan protein nabati.

Sebuah tinjauan sistematis terhadap uji klinis menemukan bahwa konsumsi legum berpotensi memberikan manfaat terhadap sejumlah indikator kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2, meski peneliti menilai kualitas bukti secara keseluruhan masih rendah.

Baca Juga: 10 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Siang Sampai Malam Hari Ini

Karena itu, kacang-kacangan dapat dimasukkan dalam menu, tetapi tetap perlu memperhatikan porsinya dan menghindari tambahan gula berlebihan.

3. Ikan berlemak

Ikan seperti salmon, sarden, tuna dan makarel merupakan pilihan sumber protein yang direkomendasikan dalam pola makan untuk penderita diabetes.

ADA memasukkan ikan berlemak sebagai bagian dari pola makan yang menekankan lemak tak jenuh dan menyebutkan manfaat pola makan tersebut terhadap kesehatan jantung serta metabolisme glukosa.

Untuk pilihan yang lebih sehat, ikan dapat dimasak dengan cara dikukus, dipanggang atau dibakar tanpa tambahan saus tinggi gula.

4. Beras merah dan biji-bijian utuh

Beras merah, roti gandum utuh dan produk berbahan biji-bijian utuh dapat menjadi alternatif makanan pokok dibandingkan produk berbahan tepung atau biji-bijian yang telah banyak mengalami pemrosesan.

ADA merekomendasikan pilihan biji-bijian utuh dan makanan yang kaya serat.

Namun, penderita diabetes tetap perlu memperhatikan jumlah porsinya, karena makanan berbahan biji-bijian tetap mengandung karbohidrat.

5. Kacang dan biji-bijian

Almond, kenari, kacang tanah, chia seed dan biji-bijian lainnya dapat menjadi pilihan camilan atau tambahan makanan, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk tanpa tambahan gula dan garam berlebihan.

ADA menganjurkan sumber protein nabati seperti kacang dan biji-bijian sebagai bagian dari pola makan yang beragam.

Namun, kacang memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi sehingga porsi tetap perlu diperhatikan.

Bukan berarti bebas makan tanpa batas

Penting dipahami bahwa istilah "aman bagi penderita diabetes" bukan berarti makanan tersebut boleh dikonsumsi tanpa batas.

Baca Juga: Bansos BPNT Rp600000 Tahap 3 Agustus 2026 Cair, Cek Status Pencairannya di Sini

Pengaturan makanan pada diabetes perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori, obat yang digunakan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan dan target gula darah masing-masing orang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia