Sumsel

Penjualan Toyota GR Supra Melonjak 72 Persen Meski Produksi Resmi Dihentikan

Kurnia | 3 Juli 2026, 12:57 WIB
Penjualan Toyota GR Supra Melonjak 72 Persen Meski Produksi Resmi Dihentikan
Penjualan Toyota GR Supra Melonjak 72 Persen Meski Produksi Resmi Dihentikan

AKURAT.CO SUMSEL Penghentian produksi Toyota GR Supra ternyata tidak menyurutkan minat konsumen.

Sebaliknya, mobil sport legendaris tersebut justru mencatat lonjakan penjualan yang signifikan di pasar Amerika Serikat pada paruh pertama 2026.

Berdasarkan data penjualan Toyota, sebanyak 2.116 unit GR Supra berhasil terjual selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 71,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.231 unit.

Kinerja positif juga terlihat sepanjang Juni 2026. Toyota mengirimkan 449 unit GR Supra kepada konsumen atau naik 45,8 persen dibandingkan Juni tahun sebelumnya.

Baca Juga: 5 Cara Komunikasi Rumah Tangga yang Efektif agar Hubungan Suami Istri Tetap Harmonis

Peningkatan penjualan ini dipicu tingginya permintaan terhadap stok terakhir GR Supra setelah Toyota resmi mengakhiri produksinya di pabrik Magna Steyr, Graz, Austria, pada musim semi 2026.

Berakhirnya masa produksi membuat banyak penggemar otomotif dan kolektor berlomba mendapatkan unit terakhir yang masih tersedia di jaringan dealer.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak penjualan mobil sport tersebut.

Sementara itu, tren berbeda dialami Toyota GR86. Meski masih diproduksi dan dijual dengan harga yang lebih terjangkau, model ini justru mengalami penurunan penjualan.

Sepanjang semester pertama 2026, penjualan GR86 tercatat sebanyak 4.007 unit atau turun 26,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada Juni 2026, penjualannya juga terkoreksi 6,8 persen menjadi 754 unit.

Di luar segmen mobil sport, Toyota masih membukukan performa positif di pasar Amerika Serikat.

Penjualan merek Toyota meningkat 11,2 persen pada Juni 2026, sementara secara kumulatif selama enam bulan pertama tahun ini tumbuh 1,5 persen.

Toyota juga mencatat kendaraan elektrifikasi menjadi kontributor utama penjualan. Lebih dari 57 persen total penjualan Toyota Motor North America (TMNA) pada Juni berasal dari kendaraan elektrifikasi, termasuk model hybrid dan elektrifikasi lainnya.

Beberapa model bahkan mencetak hasil yang impresif. RAV4 Hybrid berhasil mencatatkan penjualan bulanan tertinggi sepanjang sejarah, sedangkan Highlander Hybrid membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 48,9 persen.

Selain itu, Toyota 4Runner menjadi model dengan kenaikan terbesar setelah penjualannya melonjak hingga 141 persen. Toyota Camry juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 15,3 persen.

Di sisi lain, sejumlah model mengalami penurunan penjualan. Toyota Prius turun 42,3 persen sepanjang tahun ini meski sempat mencatat kenaikan pada Juni.

RAV4 bermesin konvensional juga terkoreksi 35,7 persen akibat keterbatasan pasokan unit, sementara Land Cruiser mencatat penurunan hingga 40 persen.

Meski sejumlah model mengalami pelemahan, lonjakan penjualan GR Supra menjadi salah satu sorotan utama Toyota di Amerika Serikat.

Antusiasme konsumen terhadap mobil sport yang telah memasuki akhir masa produksinya menunjukkan bahwa model tersebut masih memiliki daya tarik kuat, terutama bagi para kolektor dan pecinta mobil performa tinggi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia