Sumsel

Isu Sony Hentikan Produksi Disc Game PlayStation Mulai 2028 Beredar, Belum Ada Konfirmasi Resmi

Kurnia | 2 Juli 2026, 14:29 WIB
Isu Sony Hentikan Produksi Disc Game PlayStation Mulai 2028 Beredar, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Isu Sony Hentikan Produksi Disc Game PlayStation Mulai 2028 Beredar, Belum Ada Konfirmasi Resmi

AKURAT.CO SUMSEL Beredar laporan yang mengklaim Sony Interactive Entertainment akan menghentikan produksi cakram fisik (disc) untuk seluruh game baru di platform PlayStation mulai Januari 2028. Namun hingga kini, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Sony.

Dalam laporan yang ramai dibahas di media sosial dan komunitas gim, disebutkan bahwa seluruh game PlayStation yang dirilis setelah Januari 2028 hanya akan tersedia dalam format digital melalui PlayStation Store atau kode digital yang dijual oleh mitra ritel.

Sementara itu, game yang telah dirilis sebelum periode tersebut diklaim masih akan tetap tersedia dalam format fisik.

Hingga saat ini, Sony Interactive Entertainment belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kebijakan penghentian produksi disc game PlayStation. Karena itu, klaim tersebut masih sebatas laporan yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Paus Biru Sepanjang 13 Meter Mati Terdampar di Banyuasin, Evakuasi Sulit karena Terjepit di Bawah Rumah

Apabila kebijakan tersebut benar-benar diterapkan, langkah itu dinilai sejalan dengan tren industri gim yang dalam beberapa tahun terakhir semakin beralih ke distribusi digital.

Penjualan game digital terus meningkat seiring semakin banyak pemain yang membeli dan mengunduh gim langsung melalui toko daring dibandingkan membeli cakram fisik.

Meski demikian, media fisik masih memiliki basis penggemar yang cukup besar. Banyak kolektor dan pemain menilai cakram fisik memiliki nilai lebih karena dapat dikoleksi, dipinjamkan kepada orang lain, dijual kembali, serta tetap dapat dimainkan selama perangkat dan media penyimpanannya masih berfungsi.

Di sisi lain, distribusi digital menawarkan kemudahan karena pengguna dapat membeli dan mengunduh game secara instan tanpa perlu menggunakan cakram. Namun, kepemilikan game digital bergantung pada akun pengguna dan layanan daring yang disediakan oleh pemilik platform.

Perdebatan mengenai masa depan media fisik di industri gim pun masih terus berlangsung. Sejumlah penerbit memang mulai memprioritaskan distribusi digital, tetapi hingga saat ini berbagai perusahaan, termasuk Sony, masih memasarkan banyak judul game dalam format fisik.

Dengan belum adanya pernyataan resmi dari Sony, para pengguna PlayStation diimbau menunggu informasi resmi dari perusahaan sebelum menyimpulkan kebenaran kabar tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia