Sumsel

5 Cara Jaga Pinggang Tetap Aman Saat Angkat Beban Berat

Kurnia | 27 April 2026, 11:06 WIB
5 Cara Jaga Pinggang Tetap Aman Saat Angkat Beban Berat
Ilustrasi sakit pinggang. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Cedera pinggang masih menjadi keluhan paling umum bagi mereka yang rutin mengangkat beban, baik di gym maupun dalam aktivitas sehari-hari.

Tanpa teknik dan persiapan yang tepat, tekanan berlebih pada otot dan tulang belakang bisa memicu masalah seperti Low Back Pain.

Agar tetap aman dan terhindar dari cedera, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sebelum dan saat mengangkat beban berat.

1. Pastikan Teknik Angkat Sudah Benar

Kesalahan paling sering terjadi adalah membungkuk dengan punggung melengkung.

Padahal, teknik yang benar menekankan pada posisi punggung tetap netral dan kekuatan berasal dari kaki.

Gerakan seperti Deadlift harus dilakukan dengan kontrol penuh agar beban tidak bertumpu pada pinggang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Tantang Oman di FIFA Matchday Juni 2026

2. Aktifkan Otot Inti (Core)

Otot perut dan punggung bawah berperan sebagai penopang utama tubuh.

Dengan mengaktifkan core sebelum mengangkat beban, tekanan pada tulang belakang bisa dikurangi secara signifikan. Latihan seperti Plank bisa membantu memperkuat area ini.

3. Jangan Abaikan Pemanasan

Langsung mengangkat beban berat tanpa pemanasan meningkatkan risiko cedera. Lakukan peregangan dinamis dan latihan ringan untuk mempersiapkan otot dan sendi sebelum mulai latihan inti.

4. Gunakan Beban Secara Bertahap

Memaksakan diri mengangkat beban di luar kemampuan justru berbahaya.

Prinsip progresif menambah beban secara bertahap lebih aman dan efektif untuk membangun kekuatan tanpa membebani pinggang.

5. Manfaatkan Alat Bantu Jika Perlu

Untuk angkatan tertentu, penggunaan sabuk angkat beban atau weightlifting belt dapat membantu menjaga stabilitas pinggang. Namun, alat ini sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti teknik yang benar.

Jika muncul nyeri tajam atau rasa tidak nyaman yang menetap di area pinggang, jangan dipaksakan.

Cedera yang diabaikan bisa berkembang menjadi kondisi kronis yang membutuhkan penanganan medis.

Menjaga teknik, memperkuat otot inti, dan mendengarkan sinyal tubuh menjadi kunci utama agar aktivitas angkat beban tetap aman.

Dengan langkah yang tepat, risiko cedera bisa ditekan tanpa harus mengorbankan performa latihan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia